Berikut Motif Pembunuhan Berencana Di Sungai Curah Takir

- Penulis Berita

Senin, 9 Oktober 2017 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berikut Motif Pembunuhan Berencana Di Sungai Curah Takir
Saat Press Release ungkap kasus pembunuhan berencana di sungai curah takut. 



JEMBER, radar-x.net – Polisi Resord (Polres) Jember telah berhasil  mengungkap Penemuan mayat yang mengapung di sungai dusun Curah Rejo desa Curah Takir Kec. Tempurejo berapa hari lalu, ternyata korban Poniran(42), warga Baban Tengah Kec. Silo, pembunuhan yang telah di rencanakan pelaku dengan matang, bahkan korban dan pelaku adalah teman kerja proyek bangunan yang sama-sama kerja di Bali.

Pembunuhan tersebut Motifnya dilatarbelakangi korban Poniran (42) yang sering memfitnah sehingga pelaku Munawi(34) kesulitan mencari pekerjaan, sehingga timbul di pikiran pelaku untuk menghabisi korban tersebut.

Hal tersebut di sampaikan Wakapolres, Kompol Edo Satya Kentriko ketika Pers Relies di halaman Mapolres Jember, Senin (9/10/17) siang pada puluhan media cetak dan elektronika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku Munawi(34) adalah teman kerja dengan korban Poniran(42) di Bali, karena korban sering memfitnah pelaku dan menceritakan kejelekan pelaku pada orang lain sehingga korban sulit mencari pekerjaan dan timbullah di benak pelaku untuk menghabisi nyawa korban, bahkan pelaku telah menyiapkan barang bukti berupa palu.” Terangnya.

Baca Juga:  Semarakan HUT RI Ke 78 PJIB Kibarkan Merah Putih di Pantai Pangandaran

Selain itu, jelasnya lebih lanjut, pelaku berusaha menghilangkan barang bukti berupa satu unit motor warna putih yang di pendam di dapur rumah orang tua pelaku dan berhasil di sita petugas, dan berapa barang bukti seperti sandal, pakaian celana dan palu.

“Sebelumnya Pelaku dan korban sama-sama pulang dari Bali dan tujuan Tempurejo, sesampainya di dusun Curah Rejo desa Curah Takir Korban di ajak mandi dan terus di lakukan pembunuhan dengan memukul kepala korban dengan palu yang telah di siapkan Pelaku, dalam hal ini pelaku di ancam dengan hukuman maksimal 20 tahun atau hukuman mati.” Tegas Wakapolres.

Ditambahkannya, “berangkat dari beberapa petunjuk temuan polisi di lapangan, akhirnya pelaku ditangkap di rumah saudaranya di daerah Lojejer Wuluhan, bahkan ketika mau di tangkap pelaku berusaha kabur akhirnya polisi menghadiahi timah panas pada kakinya, Minggu (08/10/17) sekira jam 1.00 wib.” Pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa pekan lalu di temukan mayat mengapung di sungai dusun Curah Rejo desa Curah Takir Kec. Tempurejo yang diduga korban pembunuhan karena ada berapa bagian tubuhnya di temukan habis di pukul benda keras.(Bas/Dik/Rul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Sambut Baik Pemkab Tekan Harga Serta Distribusikan Beras SPHP
Partai PDI Perjuangan di Pastikan Menduduki Pimpinan DPRD Murung Raya
Terkait Potongan Honor Linmas Desa Lembengan, Berikut Hasil Klarifikasinya
Doni Raih Suara Caleg Cukup Tertinggi di Davil III, Patut Diperhitungkan Pilkada 2024
DPRD Mura, Apresiasi Pemilu Berjalan Aman Dan Kondusif
Dewan Minta Potensi Desa Bisa Dioptimalkan
Tingkatkan Sinergisitas, DPRD Mura Coffee Morning dengan Forkopimda
Terkait Isu Tak Sedap, KETUA PGRI Banyuwangi Angkat Bicara
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:45 WIB

Proyek Jaringan Irigasi Balai Besar Pengairan Diduga Jadi Ajang Mark Up Anggaran

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:23 WIB

PPTK Bungkam, Hotmix di Dusun Lidah Dasri Belum Setahun Sudah Retak dan Terangkat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:08 WIB

Dodo Arman Hadiri Undangan Polda Sumsel, Klarifikasi Laporan Dr Ahmad Rizali

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:58 WIB

Terjadi Dugaan Pelanggaran, Ketua Koordinator PKBM Banyuwangi Bungkam

Senin, 19 Februari 2024 - 20:34 WIB

Dinas Perdagangan Sumatra Selatan Dilaporkan ke Kejagung RI

Minggu, 18 Februari 2024 - 21:13 WIB

Terkait Dugaan Mark Up Data, Ketua Amblas Akan Laporkan PKBM Lestari Kebun Dalem ke Kejaksaan

Minggu, 18 Februari 2024 - 15:06 WIB

PKBM Lestari desa Kebun Dalem Banyuwangi Disinyalir Mar Up Data

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:06 WIB

Kasudin Cipta Karya Jakarta Timur, Diduga Menerima Gratifikasi dan Menyalahgunakan Jabatan

Berita Terbaru