Politik

Beda Pilihan Saat Pemilihan Pengulu Kute Serentak, Satu Keluarga di Agara Diusir

×

Beda Pilihan Saat Pemilihan Pengulu Kute Serentak, Satu Keluarga di Agara Diusir

Sebarkan artikel ini
Keluarga Amanah Mengeluarkan Barang Miliknya Dari Rumah Kontrakan. (Foto:Riko)

ACEH TENGGARA, RADAR-X.net – Masri (56) bersama Amanah (54) istrinya dan satu anaknya, harus angkat kaki dari rumah kontrakannya di Desa Lawe Sumur Sepakat, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara.

Dampak dari demokrasi, Pemilihan Pengulu Kute (Pilkades) Serentak, berujung dengan pemindahan tempat tinggal yang selama ini dihuninya.

“Baru tiga bulan menempati rumah kontrakan, milik seorang okmun Kepala Sekolah, salah satu pendukung calon Pengulu Kute (kepala desa) yang menang,” kata Amanah kepada wartawan, Kamis (22/07/2021).

Amanah juga menyebutkan, ia terpaksa pindah rumah kontrakan, akibat tak satu pilihan dengan pemilik rumah kontrakan tersebut, padahal rumah itu adalah rumah kontrakan untuk disewakan.

Sebelum pesta demokrasi Pemilihan Pengulu Kute (Pilkades) Serentak digelar, oknum Kepala Sekolah SD Negeri Cinta Maju, pemilik rumah kontrakan itu, mendatangi dan mempengaruhi untuk memilih salah satu kandidat calon pengulu kute di desa ini.

Diketahui, keluarga Amanah tak satu pilihan, akhirnya ia dituntut untuk meninggalkan rumah kontrakan tersebut.

“Saat ini, kami tinggal di rumah saudara, sambil mencari rumah kontrakan yang baru,” ujar Amanah. (RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page