Bondowoso, Radar-X.net – Pengembangan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Tim Penggerak PKK Kabupaten Bondowoso melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Karanganyar, Kecamatan Tegalampel.
Kegiatan ini difokuskan pada pembinaan kerajinan batik, khususnya yang melibatkan para penyandang disabilitas sebagai pelaku usaha kreatif, (19/25).
Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bondowoso, H. Dr. Hj. Khodijatul Qodriyah didampingi oleh Wakil Ketua, Ny. Zakiatul Fahiroh, serta jajaran pengurus TP PKK kabupaten lainnya.
Kehadiran mereka disambut hangat oleh Camat Tegalampel, Kepala Desa Karanganyar, para Ketua TP PKK desa se-Kecamatan Tegalampel, dan pengrajin batik lokal.
Dalam sambutannya, Camat Tegalampel menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian TP PKK Kabupaten terhadap UMKM lokal, khususnya terhadap pelaku usaha difabel yang selama ini menunjukkan potensi luar biasa dalam membatik.
Salah satu sosok inspiratif yang mendapat sorotan adalah Ibu Khalifah, pengrajin batik sekaligus pembina kelompok difabel di desa tersebut.
“Beliau bukan hanya memproduksi batik berkualitas, tapi juga membina keluarga-keluarga difabel agar mampu berkarya dan mandiri secara ekonomi. Ini adalah contoh luar biasa yang perlu kita dukung bersama,” ujar Camat Tegalampel.
TP PKK Kabupaten Bondowoso menyatakan komitmennya untuk terus mendorong penguatan UMKM melalui pelatihan, pendampingan, dan pemasaran produk.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi UMKM lainnya di Kecamatan Tegalampel, yang terdiri dari tujuh desa dan satu kelurahan, untuk terus berkembang, terutama dalam sektor kerajinan dan kuliner.
“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi pemicu gerakan bersama dalam membangun ekonomi lokal berbasis masyarakat,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten dalam arahannya.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi dialog dan apresiasi terhadap para pengrajin, sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TP PKK, dan pelaku UMKM dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.














