Banyak Agen E-Warung Fiktif, Ketua LSM KPK Nusantara Bogor Angkat Bicara

0
26

BOGOR, RADAR-X.net – Ketidakberesan mengenai kelayakan para agen e-Warung selaku penyalur Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor menimbulkan tanda tanya besar.

Pasalnya, selama ini program BPNT seperti berjalan mulus, padahal banyak agen e-Warung yang diduga fiktif karena tidak memiliki toko sembako.

Keanehan itulah yang memicu Ketua LSM KPK Nusantara Bogor, Soklar angkat bicara, dan mendesak pihak Bank Mandiri mencoret puluhan agen e-Warung fiktif penyalur BPNT itu, karena tidak menenuhi syarat dan tidak sesuai pedoman umum (Pedum) Bantuan Pangan Non Tunai. Ia menengarai ada beberapa dari puluhan agen e-Warung do Kecamatan Gunung Putri yang tidak layak bahkan fiktif.

“Kami minta secepatnya Bank Mandiri memberhentikan dan mencabut keagenan e-warung fiktif sebagai penyalur BPNT yang tersebar di kecamatan Gunung Putri Karena ulah mereka merugikan masyarakat KPM,” ujar Soklar.

Soklar menjelaskan, sesuai pedum maka e-Warung yang menjadi agen penyalur BPNT yang ditunjuk Bank Mandiri harus memiliki toko atau warung sembako sendiri. Namun yang terjadi di lapangan, saat pengajuan ternyata banyak agen e-Warung memasukkan nama toko atau warung Fiktif.

Baca Juga:  LSM KPK Nusantara Kabupaten Madina Menduga Pemilihan BPD Sopo Batu Tidak Transparan

Soklar menyatakan, dari hasil penelusuran yang dilakukan timnya di lapangan, ditemukan beberapa agen fiktif e-Warung yang tidak memiliki toko sembako.

Karena itu LSM KPK Nusantara Bogor mendesak Bank Mandiri mencoret dan menonaktifkan agen fiktif itu demi kenyamanan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program BPNT.

“Kami menduga permainan itu juga melibatkan oknum Bank Mandiri demi keuntungan pribadi. Sehingga pihak Bank Madiri terkesan membiarkan, walau keberadaan agen fiktif itu melanggar aturan,” imbuh Soklar.

Abdul Latif selaku Koordinator Agen e-warung Bank Mandiri dikecamatan Gunung Putri saat dikonfirmasi awak media terkait adanya agen fiktif dan adanya desa tidak memiliki agen enggan menjawab.
(Cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.