Ambulans Desa Terkesan Disalahgunakan Oleh Oknum Kepala Desa

- Penulis Berita

Kamis, 18 Januari 2018 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambulans Desa Terkesan Disalahgunakan Oleh Oknum Kepala Desa

JEMBER, radar-x.net – Terungkapnya berbagai persoalan, terutama penyalahgunaan ambulans desa oleh oknum kepala Desa harus ditindak lanjuti dengan pemberian sanksi tegas.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi D DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo, Rabu (17/1/2018) pada rapat dengar pendapat antara Komisi D dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Jember.

Legislator dari Partai Gerindra ini mendesak agar kepala desa yang menyalahgunakan atas penggunaan ambulance Desa diberikan sangsi tegas. Sebab menurut Ardi selama ini dirinya banyak menemukan ambulans desa tidak dipergunakan sebagaimana juklak juknis yang ada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ardi, banyak sekali kepala desa yang beranggapan, bahwa ambulans desa tersebut merupakan aset Desa sehingga ambulans tersebut diparkir di kantor Desa. Padahal sebenarnya ambulans tersebut diperuntukan bagi untuk masyarakat, dan puskesmas pembantu atau polindes sehingga tetap akan menjadi aset Dinas Kesehatan.

“Selama ini seolah-olah ambulans Desa ini adalah milik desa, bahkan ada ambulans Desa yang diparkir di halaman balai desa,” kata Ardi

Ambulans Desa tahap kedua, lanjut ardi, saat ini banyak yang dipergunakan untuk keperluan lain. Bukan untuk mengantar pasien ke puskesmas induk.

Baca Juga:  Era Digital, Aplikasi Pencari Ikan Untuk Nelayan

”Ambulans itu dipergunakan untuk membawa pasien ke Puskesmas induk, bukan untuk membawa pasien untuk nglencer. Jika ada seperti itu, seharusnya desa atau kepala Desa yang bersangkutan di kenakan sangsi atau diperingati oleh pihak-pihak terkait,” tegas Ardi.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Jember, Siti Nurul Qomariyah ketika dikonfirmasi awak media mengatakan, bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sangsi kepada kepala desa yang menyalahgunakan ambulans Desa tersebut.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan puskesmas pembantu serta Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa atau BAPPEMASDES, selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab atas pemerintahan desa,” kata Siti Nurul Qomariyah.(Ryo Hy)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Sambut Baik Pemkab Tekan Harga Serta Distribusikan Beras SPHP
Partai PDI Perjuangan di Pastikan Menduduki Pimpinan DPRD Murung Raya
Terkait Potongan Honor Linmas Desa Lembengan, Berikut Hasil Klarifikasinya
Doni Raih Suara Caleg Cukup Tertinggi di Davil III, Patut Diperhitungkan Pilkada 2024
Hari Terakhir Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten Batu Bara Berjalan Lancar
DPRD Mura, Apresiasi Pemilu Berjalan Aman Dan Kondusif
Dewan Minta Potensi Desa Bisa Dioptimalkan
Pelayanan Dukcapil Mlayu, Hadir Di Acara Program Gerakan Pasar Murah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:45 WIB

Proyek Jaringan Irigasi Balai Besar Pengairan Diduga Jadi Ajang Mark Up Anggaran

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:23 WIB

PPTK Bungkam, Hotmix di Dusun Lidah Dasri Belum Setahun Sudah Retak dan Terangkat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:08 WIB

Dodo Arman Hadiri Undangan Polda Sumsel, Klarifikasi Laporan Dr Ahmad Rizali

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:58 WIB

Terjadi Dugaan Pelanggaran, Ketua Koordinator PKBM Banyuwangi Bungkam

Senin, 19 Februari 2024 - 20:34 WIB

Dinas Perdagangan Sumatra Selatan Dilaporkan ke Kejagung RI

Minggu, 18 Februari 2024 - 21:13 WIB

Terkait Dugaan Mark Up Data, Ketua Amblas Akan Laporkan PKBM Lestari Kebun Dalem ke Kejaksaan

Minggu, 18 Februari 2024 - 15:06 WIB

PKBM Lestari desa Kebun Dalem Banyuwangi Disinyalir Mar Up Data

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:06 WIB

Kasudin Cipta Karya Jakarta Timur, Diduga Menerima Gratifikasi dan Menyalahgunakan Jabatan

Berita Terbaru