![]() |
| Foto, Rullah, |
JEMBER – Protes masyarakat khususnya Ajung , yang melakukan penanaman pohon pisang tepatnya di simpang pertigaan Ajung karena dalamnya telah mencapai 20 cm, dan sangat membahayakan pengendara yang melintas terutama roda dua. Aksi ini dipicu karena kubangan ditengah pertigaan jalan raya Ajung tidak kunjung diperbaiki.
Penanaman pohon pisang tersebut, di lakukan masyarakat, Selasa dinihari (21/6/2016). Hal ini, amat disayangkan, karena ada petugas wilayah yang tidak melalukan penutupan sementara sampai nanti pada saat akan ada perbaikan jalan sepanjang jalur jalan MH. Thamrin tersebut.
Salah seorang petugas UPT Bina marga Jenggawah, Dawam mengatakan,” ini petugas akan turun ke lapangan sekarang dan akan kroscek lokasi penanaman pisang tersebut.” ujarnya.
Dikatakannya, tolong jangan ke dinas dulu ini petugas mau berangkat dan akan melihat dan cek lokasi dan akan segera di perbaiki, katanya.
Salah seorang warga, yang bekerja sebagai tukang ojek, mengatakan,” pohon pisang itu sejak Selasa dinihari telah ada, yang menanam tak ada yang tahu, karena membahayakan bagi pengendara terutama roda dua, dan roda empat.” ujarnya
Dijelaskan, ” padahal itu baru dibetulkan dan lubangnya dalam sekitar 20cm, bahkan besi cor kelihatan, dan memang sangat membahayakan bagi pengendara, apalagi ini jalur antar pulau kalau mau ke Bali sampai Sumbawa dan sebaliknya.
Menambahkan, ” seharusnya cepat di tangani bagi yang terkait, apalagi kan ada petugas yang ada di wilayah, setahu saya, kalau tidak salah jalan ini tanggung jawab pengamat Jenggawah , terus apa pekerjaan mereka,” tambahnya.
Pengamatan radar-x.net di lapangan, penanaman pohon pisang tersebut tepat di pertigaan Ajung, tepatnya di jalan MH. Thamrin sehingga mengganggu kendarsan roda dua dan empat yang dari arah timur, selatan dan utara.(Rul)












