BATU BARA, radar-x.net – Warga desa Nanasiam kecamatan Medang Deras keluhkan lambannya pemerintah daerah kabupaten Batu Bara dalam penanganan banjir yang merendam desa dan jalan lintas penghubung kecamatan Sei Suka dan kecamatan Medang deras yang sejak 17 Juni sampai saat ini belum menyusut, bahkan debit air semakin tinggi. Sabtu 20/06/2020.
Menurut keterangan Wakyung (60) warga dusun 1 desa Nanasiam menyebutkan bahwa, penyebab terjadinya banjir di desa Nanasiam di akibatkan dangkalnya dasar sungai pagurawan di sebabkan oleh turunnya pasir dari hulu sungai. Hal itu akibat tidak adanya pengerukkan di dasar sungai sehingga pasir menumpuk dan meninggi di dasar sungai yang mengakibatkan badan sungai tidak mampu menampungg air, maka terjadinya banjir airnya meluap.
Wakyung juga menjelaskan solusi untuk menghindari banjir di Medang Deras, diharapkan kepada PEMKAB Batu Bara bisa membantu melakukan pengerukkan untuk pedalaman dasar sungai tersebut. Apalagi sekarang ini katanya Pemkab Batu Bara sudah memiliki EXKAPATOR AMPHIBI tidak susah untuk melakukan pendalaman dasar sungai.
“Kami berharap Pemkab Batu Bara melalui dinas PUPR agar secepatnya melakukan pendalaman itu agar banjir cepat surut dan jalan penghubung antara kecamatan Medang Deras dan Sei Suka bisa kembali normal seperti biasa yang menurut informasi bahwa (EXKAPATOR AMPHIBI) itu di bawah naungan Dinas PUPR,” ungkapnya dengan nada kesal. (Ham)














