Bondowoso, Radar-X.net – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memperkuat upaya perlindungan data dan keamanan siber dengan menggelar kegiatan koordinasi serta literasi keamanan informasi yang melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Diskominfo Bondowoso, Dwi Wahyudi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari percepatan transformasi digital sekaligus memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman serangan siber dan potensi kebocoran data, (29/07/2026).
“Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh peserta menjadi ujung tombak percepatan transformasi digital di masing-masing OPD. Yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pemahaman terhadap ancaman keamanan siber serta langkah mitigasi apabila terjadi kebocoran data,” kata Dwi Wahyudi.
Menurutnya, pembentukan tim dan penguatan koordinasi lintas OPD merupakan langkah awal untuk membangun tata kelola keamanan informasi yang lebih terintegrasi.
Selain meningkatkan literasi digital, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat sistem pencegahan terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu layanan pemerintahan berbasis elektronik.
Dwi menjelaskan, salah satu tujuan utama kegiatan tersebut ialah menyatukan persepsi seluruh OPD mengenai pengelolaan data agar tidak berjalan sendiri-sendiri atau sektoral.
Data yang dimiliki setiap perangkat daerah harus dapat dikelola secara terpadu sebagai dasar pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan pemerintah.
“Data yang dimiliki masing-masing OPD sangat penting untuk mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan. Karena itu, koordinasi harus diperkuat agar seluruh data dapat dikelola secara terintegrasi, akurat, dan aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Bondowoso juga telah mengembangkan berbagai aplikasi dan sistem informasi yang menghimpun data dari sejumlah sektor strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga bidang pemerintahan lainnya.
Seluruh data tersebut harus dijaga agar tidak menjadi sasaran penyalahgunaan maupun kebocoran informasi.
Selain aspek pencegahan, Diskominfo juga mendorong peningkatan kemampuan respons cepat apabila terjadi insiden keamanan siber.
Edukasi kepada seluruh operator teknologi informasi di lingkungan OPD menjadi bagian penting dalam membangun sistem pertahanan digital pemerintah daerah.
“Kami mengajak seluruh penanggung jawab IT di setiap OPD untuk memaksimalkan kolaborasi dan membangun komunikasi yang kuat. Hilangkan ego sektoral, karena keamanan siber adalah tanggung jawab bersama demi mewujudkan ekosistem digital Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang aman, andal, dan akuntabel,” tegas Dwi.














