Aceh Tenggara, Radar-x.net – Bencana banjir bandang melanda pemukiman warga di Desa Lawe Tua Persatuan, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Akibat peristiwa ini, akses Jalan Nasional yang menghubungkan Kutacane menuju Medan lumpuh total dan belum dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd Asbi, ST, MM, menyatakan bahwa bencana ini dipicu oleh curah hujan berintensitas tinggi sejak sore hari. Kondisi tersebut membuat debit air sungai melonjak drastis dan membawa material batuan besar serta kayu gelondongan. Material tersebut menyumbat jembatan hingga air bah bercampur lumpur meluap ke pemukiman warga.
”Material yang dibawa arus cukup besar dan banyak, sehingga tidak hanya merendam lingkungan, tapi juga menutup seluruh badan jalan nasional. Sampai saat ini air belum surut, sehingga jalan penghubung utama ini belum bisa dilewati sama sekali,” kata Mohd Asbi.
Merespons situasi darurat ini, BPBD Aceh Tenggara telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk melakukan kaji cepat. Penanganan dilakukan bersama personel TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan setempat.
Fokus utama petugas saat ini adalah membersihkan material sisa banjir. Satu unit alat berat telah diturunkan ke lokasi untuk mempercepat proses evakuasi batu, kayu, dan lumpur yang menutup jalan.
Sementara itu, pendataan terkait jumlah rumah yang terendam, fasilitas umum yang rusak, serta total warga terdampak masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.(JUN)














