Pemerintahan

Jelang Ramadan, Bondowoso Gaspol Stabilkan Harga Lewat Pangan Murah

176
×

Jelang Ramadan, Bondowoso Gaspol Stabilkan Harga Lewat Pangan Murah

Sebarkan artikel ini
Kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan

Bondowoso, Radar-X.net – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional sekaligus menyambut bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menggelar Gerakan Pangan Murah untuk kedua kalinya di Kecamatan Wringin.

Kegiatan ini disambut antusias warga karena menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau guna membantu menjaga daya beli masyarakat, (13/2/2026).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bondowoso, Mulyadi, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan, khususnya saat harga bahan pokok cenderung meningkat menjelang Ramadan.

Menurutnya, selain penjualan bahan pangan murah seperti beras, telur, minyak goreng, dan komoditas penting lainnya, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan sosial.

Bantuan tersebut meliputi santunan kematian sebesar Rp42 juta serta beasiswa pendidikan senilai Rp160 juta yang disalurkan kepada penerima manfaat pada hari yang sama.

“Kolaborasi ini melibatkan banyak pihak, mulai dari OPD, pelaku usaha, hingga kelompok masyarakat. Bahkan siswa-siswi sekolah dasar di sekitar Wringin turut memeriahkan acara dengan penampilan drumband dan tari tradisional,” ujar Mulyadi.

Ia menambahkan, tingginya permintaan masyarakat terhadap bahan pokok terutama telur dan kebutuhan Ramadan lainnya membuat pemerintah meningkatkan pasokan bekerja sama dengan distributor dan BUMN pangan agar stok tetap aman dan harga stabil.

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i menegaskan bahwa gerakan pangan murah menjadi langkah strategis untuk menekan laju inflasi daerah di tengah tantangan ekonomi global.

“Pemerintah hadir memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan berkualitas dengan harga terjangkau. Stabilitas harga sangat penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, BUMN dan BUMD pangan, distributor, hingga petani serta peternak lokal.

Berbagai komoditas penyumbang inflasi seperti beras, gula, bawang putih, daging, dan minyak goreng tersedia dengan harga kompetitif. Masyarakat juga dapat membeli produk segar langsung dari petani.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso berencana memperluas program serupa secara bertahap di seluruh kecamatan, dengan pendampingan OPD agar setiap wilayah mampu memperkuat kemandirian pangan.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page