BeritaPolri

6 Kg Lebih Bubuk Mesiu Disita Polres Tulungagung, 5 Tersangka Diamankan, 3 Dintaranya Masih di Bawah Umur

×

6 Kg Lebih Bubuk Mesiu Disita Polres Tulungagung, 5 Tersangka Diamankan, 3 Dintaranya Masih di Bawah Umur

Sebarkan artikel ini

Tulungagung, Radar-X.net – Sebelum bulan Ramadan hingga 5 hari memasuki bulan Ramadhan, Polres Tulungagung dan Jajaran telah mengamankan 6 Kg lebih bubuk mesiu dan ratusan petasan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi didampingi Wakapolres, Kasat Reskrim, Kasihumas dan beberapa perwira pada saat Konferensi Pers di lobi Mapolres, Kamis (06/03/2025).

Kapolres Tulungagung AKBP Taat mengatakan, disampaikan hasil penyidikan tindak pidana pembuatan peredaran secara illegal bahan peledak.

“Polres Tulungagung sepanjang Bulan Ramadan, hari ke 6 puasa dimulai menjelang Ramadan, sudah melakukan penyidikan 4 perkara terkait dengan bahan peledak”, ujarnya.

“Dari 4 TKP tanggal 17 februari 2025 wilayah hukum Pucanglaban, tanggal 27 februari 2025 diwilayah kecamatan Kauman dan Besuki, 5 maret 2025 di kecamatan Kalidawir, dan ditetapkan 5 orang tersangka (3 tersangka masih di bawah umur)”, sambungnya.

Total barang bukti yang berhasil disita Polres Tulungagung dari 4 TKP, total 6 Kg bubuk mesiu, 1,5 Kg bubuk aluminium, 9 ons belerang serta clarium klorida 1,5 Kg.

“Total semua barang bukti hampir 10 Kg, bubuk mesiu yang sudah jadi maupun bahan campuran untuk membuatnya”, terang AKBP Taat.

“Bubuk mesiu seberat 6kg ini sangat berbahaya. Sebagai gambaran, ledakan 5 ons atau setengah kilogram bubuk mesiu yang terjadi pada tahun 2023 di Kalidawir menyebabkan 1 rumah hancur, 2 orang meninggal dunia, dan 2 orang menderita luka berat”, tambah AKBP Taat.

Dari salah satu pelaku menyimpan barang buktinya di Sekolah di wilayah Kecamatan Besuki, total 3Kg di mana sebelum dilakukan penggeledahan di rumahnya.

“Para pelaku di mana yang masih usia belasan tahun ini mendapatkan bahan bubuk mesiu dari toko daring dan kemudian ada yang dijual lagi berupa bubuk dan sebagian diracik dijadikan mercon (petasan) berbagai ukuran”, ungkapnya.

Khusus yang TKP Kecamatan Kalidawir, tersangka meracik sendiri bubuk mesiu, dengan alat alu dan lumpang batu.

Sebagian barang bukti bubuk mesiu sebagian sudah dilakukan pemusnahan.

“Sebagian barang bukti sudah kami musnahkan sesuai dengan prosedur. Kami juga menggandeng Kejaksaan, karena ini berkaitan dengan pemusnahan barang bukti kasus hukum yang sedang berjalan”, ujar AKBP Taat

“Para tersangka ini akan dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat Ri. Nomor 12 Tahun 1951 yaitu barang siapa yang tanpa hak membuat, menguasai, membawa, mempunyai persediaan, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan bahan peledak diancam dengan pidana penjara paling lama 20 tahun”, tandas AKBP Taat.

(yk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page