Banyuwangi, RADAR_X.net – Pemandangan buruk yang seolah-olah sudah menjadi langganan atau kebiasaan pada masa panen tebu di wilayah ptpn I regional V. di beberapa lokasi yang salahsatunya terletak di kebun Kali Sepanjang, Afdeling Darungan, kecamatan Glenmore. Sabtu (13/7/2024).
Dari hasil pantauan awak media, banyaknya tebu yang masih berserakan di lokasi lahan tebang dengan kondisi hancur diduga kuat tertindih armada tebu yang melintas sehingga bisa dipastikan tidak akan bisa di produksi.
Bahkan tumpukan tebu yang di lakukan oleh tenaga harian tersebut di akui sudah 2 hari berada di lahan.
Dari keterangan salah seorang buruh harian yang tidak mau menyebutkan nama tersebut mengatakan bahwa tebu-tebu tersebut tetap di angkut.
“Tumpukan tebu tersebut tetap di angkut,yang ini di kerjakan oleh buruh kerja harian,”Kata buruh kerja harian kebun kali sepanjang afdeling Darungan
Kondisi tebu yang harusnya bisa di produksi sebagai mutu baik tersebut kini dalam kondisi hancur, sehingga di duga kuat pihak ptpn 1 regional 5 akan mengalami kerugian.
Ketika dalam satu lahan tebu terdapat banyak sisa tebu yang semestinya bisa di produksi sesuai ketentuan justru terbuang maka tingga menghitung dengan jari, berapa ton tebu yang akan terbuang dan sia sia . Seperti yang sudah di katakan oleh pihak menegemen ptpn 1 regional 5 pada saat petik tebu bahwa mutu dan kwitas tebu yang baik di produksi dalam waktu 24 jam, hal tersebut akan berpengaruh pada rendemen atau berat Gula. (tim)














