Banyuwangi, RADAR_X.net – Sebuah pengerjaan proyek pembangunan Avour pengendali banjir yang terletak di kecamatan Gambiran disinyalir dikerjakan tidak sesuai spesifikasi. Kamis (4/7/2024).
Bahkan tidak hanya itu saja, pihak pelaksana proyek terkesan menutupi legalitas kontruksi dengan tidak memampangkan papan nama CV pelaksana proyek.
diketahui melalui LPSE, proyek tersebut dibawah naungan tanggungjawab dinas Pekerjaan Umum Pengairan (PU Pengairan) kabupaten Banyuwangi.
Sementara untuk pelaksana proyek tersebut adalah CV Maharani yang beralamat di kecamatan Kalipuro kabupaten Banyuwangi.
Anggaran proyek Avour itu mencapai Rp. 97.810.728.54 menggunakan anggaran APBD tahun 2024 kabupaten Banyuwangi.
disinyalir dikerjakan asal jadi lantaran menurut warga sekitar yang enggan disebutkan namanya menyampaikan.
“Masak bangunan dikerjakan pada saat air mengalir, dan galiannya saja paling hanya satu batu, kalau pengerjaan proyek seperti itu mungkin bangunan tidak akan bertahan lama mas, sudah tentu disini korban yang dirugikan adalah penerima manfaat seperti masyarakat kan gitu,” keluhnya.
Selain itu, saat Abi Arbain ketua IWB mengetahui pekerjaan itu melalui anak buahnya, secara simpel menyampaikan kepada wartawan.
“Kita lihat saja nanti, jika pihak-pihak tersebut ingin melihat kesaktian laporan dan Tiktok kami seperti apa, jangan sampai pak Guntur kadis PU Pengairan Banyuwangi yang sekarang akan mencalonkan diri sebagai Cawabup Banyuwangi tutup mata.” Tegas Abi Arbain dihadapan para awak media
Namun sayangnya hingga pemberitaan ini tayang pihak pelaksana kegiatan yaitu CV Maharani dan Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi. belum dapat dikonfirmasi. (MD- Mun)
Bersambung…














