Investigasi

Proyek Jalan Hot Mix Diduga Menyimpang SOP, LSM KPK-N Minta APH Tidak Tinggal Diam

×

Proyek Jalan Hot Mix Diduga Menyimpang SOP, LSM KPK-N Minta APH Tidak Tinggal Diam

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU, RADAR-X.net – Pelaksanaan Jalan Hot-Mix di ruas jalan Olahraga Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, Terkait material pemadatan pondasi diduga tidak sesuai Standard Operasional Prosedur (SOP).

Pasalnya, pelaksanaan gelar Hot-Mix tersebut seharusnya menggunakan alat berat Finished. Rabu (19/12/23)

Terpantau di lokasi, Pelaksanaan jalan Hot-Mix itu menggunakan sistem manual apalagi tanpa didampingi oleh pengawas direksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Indramayu.

Dengan merubah sistem metode pelaksanaan yang semestinya terbilang Kontraktor sangatlah berani. Pasalnya, melihat kondisi pemadatan nya masih amburadul tetap dilaksanakan.

Proyek tersebut bersumber APBD Tahun Anggaran perubahan 2023. Parahnya, ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat aplikasi whatsapp terkait kelayakan pemadatan yang tentunya akan berdampak pada kualitas jalan tersebut, sayangnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Indramayu enggan memberikan jawaban pertanyaan itu

“Keberanian kontraktor semakin terlihat di lokasi pekerjaan nampak tidak terlihat papan informasi padahal hal tersebut sifatnya wajib sebagai salah satu keterbukaan informasi publik. Karenanya papan informasi terdiri dari keterangan nilai kontrak, masa berakhir pelaksanaan dan siapa pihak pelaku Barjas yang dipercayai oleh tim direksi.” Kata Agus.

Dari investigasinya Agus Seha menilai, Hal tersebut menurutnya pelaksanaan itu diduga tidak sesuai dengan SOP. 

“Dengan pergantian metode pelaksanaan dari alat finished ke manual harus ada perubahan pada perjanjian kontrak. Sebelum HRS di gelar seharusnya ada kelayakan pada agregat pemadatan terlebih dahulu dan disetujui oleh PPTK tidak serta merta dilaksanakan oleh kontraktor.” Ucapnya

” Pelaksanaan proyek yang tidak sesuai dengan SOP seharusnya menjadi perhatian khusus aparat penegak hukum. Persyaratan yang tertuang dalam kontrak yang menjadikan acuannya RKS pun kontraktor dan pengawas diduga telah menyalahgunakan jabatan dan wewenang.” Tandasnya.

Dalam waktu dekat agus juga akan melaporkan secara resmi pelaksanaan tersebut, Ia menilai Potensi kerugian keuangan negara pada material pelaksanaan jalan Hot-Mix tidak lah sedikit, dari logika material HRS yang mahal dengan pelaksanaan yang asal-asalan jelas akan berdampak pada mutu yang cepat rusak kembali.” Tutupnya

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page