Pemerintahan

Bupati Bondowoso Sambut Kedatangan DPR-RI Komisi XI Dan Kepala OJK Jember

×

Bupati Bondowoso Sambut Kedatangan DPR-RI Komisi XI Dan Kepala OJK Jember

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO, RADAR-X.net – Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menyambut kedatangan Anggota Komisi XI DPR-RI Zulfikar Arse Sadikin S.IP., M.S, dan Kepala OJK jember Hardi Rofiq Nasution.

Selain itu acara dihadiri Sekretaris Daerah dan Kepala OPD di lingkup pemerintah Kabupaten Bondowoso.

“Saya ucapkan terimakasih kepada OJK atas terselenggaranya acara ini semoga memberikan pengaruh yang baik kepada masyarakat Bondowoso,” ucapnya.

Menurut Bupati secara umum perekonomian Kabupaten Bondowoso selama tiga tahun menurun di sebabkan tahun terakhir yang fluktuasi pandemi Covid -19 dan tumbuh secara positif dari 5,30 % pada tahun 2019, lalu menurun mencapai – 1,36 % pada tahun 2020, dan mulai meningkat kembali menjadi 3,49 di tahun 2021.

“Saya berharap semoga kegiatan Edukasi keuangan hari ini, dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sehingga pergerakan ekonomi di Kabupaten Bondowoso dapat mengalami pertumbuhan khususnya di masa transisi pasca pandemi ini,” harapnya.

Di sisi lain kepala OJK Hardi Rofiq Nasution dalam sambutanya menyampaikan, Pada kesempatan yang baik ini, dapat kami laporkan bahwa, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyelenggarakan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022 untuk mengukur indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia.

“Hasilnya cukup menggembirakan dimana indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68% naik dibanding tahun 2019 yang hanya 38,03%. Sementara indeks inklusi keuangan tahun ini mencapai 85,10% meningkat dibanding periode SNLIK sebelumnya di tahun 2019 yaitu 76,19%,” jelasnya.

Lanjutnya ia mengatakan capaian tersebut masih meninggalkan pekerjaan besar. Pasalnya masih terdapat gap antara literasi dan inklusi sehingga diperlukan percepatan pemahaman dan penggunaan masyarakat atas produk dan jasa layanan keuangan sehingga dapat mendorong pencapaian inklusi keuangan pada tahun 2024 sebesar 90% sebagaimana target yang telah ditetapkan oleh Presiden.

“OJK akan terus memperkuat dan memperluas program literasi keuangan di masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi secara offline, online, serta melalui kampanye nasional yang masif dan penguatan sinergi serta aliansi strategis dengan berbagai pihak,” ungkapnya.

Pada tahun 2023, OJK akan fokus membangun literasi keuangan masyarakat desa melalui aliansi strategis dengan Kementerian/Lembaga Terkait, Perangkat Desa dan penggerak PKK Desa, dan Mahasiswa KKN serta intensifikasi pemanfaatan Learning Management System Edukasi Keuangan (LMS Edukasi Keuangan) khususnya bagi kalangan pelajar dan mahasiswa.

Selain itu, sasaran prioritas literasi keuangan tahun 2023 adalah pelajar/santri, UMKM, penyandang disabilitas dan masyarakat daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). Sedangkan sasaran prioritas inklusi keuangan tahun 2023 adalah segmen perempuan, pelajar, mahasiswa, dan UMKM, masyarakat di wilayah perdesaan, dan sektor jasa keuangan syariah.

“Di sisi perlindungan konsumen, OJK juga terus memperkuat program dan kebijakannya untuk membantu masyarakat menyelesaikan permasalahannya dengan pelaku usaha jasa keuangan,” tukasnya.

Sejak 1 Januari – 9 Desember 2022, OJK melayani sebanyak 298.627 layanan pengaduan konsumen dengan rincian sebanyak 88,38 persen adalah pertanyaan, 6,98 persen laporan dan 4,63 persen pengaduan dari semua sektor. Tingkat penyelesaian pengaduan OJK adalah sebesar 89 persen. Sektor terbanyak yang dilayani oleh OJK adalah mengenai fintech sebesar 21.54 persen.

“Kami berharap OJK lebih aktif lagi guna mencapai berbagai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah khususnya dalam rangka mendukung inklusi keuangan, perlu adanya dukungan dalam bentuk kerjasama dan sinergi dengan berbagai pihak.” Paparnya.

Hal tersebut sangatlah penting agar seluruh masyarakat memiliki akses terhadap layanan keuangan formal sesuai kebutuhan dan kemampuan dalam rangka mendukung program pemulihan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Zulfikar Arse Sadikin, S.IP., M.Si atas berkenan waktu dan kehadirannya dan juga Drs. K.H. Salwa Arifin, Bupati Bondowoso beserta jajaran yang telah berkenan memfasilitasi tempat Bapak/Ibu dari lembaga jasa keuangan yang berkenan menjadi narasumber. Tim EPK pusat (Bapak Arinengwang Gusta Galung R dan Tim) atas kerjasamanya sehingga kegiatan dapat terlaksana,” pungkasnya.

(Skr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page