BeritaPendidikan

Murid SMKN 1 Gabus Wetan Unjuk Rasa Anggaran PIP Dipotong, Ini Kata Kadisdik Indramayu

×

Murid SMKN 1 Gabus Wetan Unjuk Rasa Anggaran PIP Dipotong, Ini Kata Kadisdik Indramayu

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU, RADAR-X.net – Murid SMKN 1 Gabus Wetan yang terletak di Wilayah Kecamatan Gabus Wetan Kabupaten Indramayu Jawa Barat, berunjuk rasa di halaman sekolah, Senin, 13 Februari 2023.

Dalam aksinya para murid meminta sisa anggaran bantuan PIP dari dari Aspirasi DPR Provinsi Jabar sebesar “1” Juta Rupiah agar segera dikembalikan.

Dalam penelusuran awak media Radar-X.net di lokasi halaman SMKN 1 Gabus Wetan menanyakan pada salah satu murid dari 474 murid yang berunjuk rasa.

Dikatakannya, bahwa besaran anggaran bantuan PIP dari aspirasi DPR-RI yang diterimanya hanya 100 ribu saja dari nilai yang seharusnya “1” Juta Rupiah.

“Untuk pemangkasan yang 900 Ribu sendiri sebelumnya tidak ada kejelasan untuk apa saja dan tidak pernah musyawarahkan sebelum baik dengan murid ataupun dengan wali murid.” Ucap salah satu murid unjuk rasa yang enggan disebut namanya.

Adanya aksi unjuk rasa murid SMKN 1 Gabus Wetan Radar-X.net mencoba meminta konfirmasi kepada Dra. CH Iin Indrayati M.SI., selaku PLT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp terkait S.O.P adanya persoalan pemangkasan anggaran tersebut.

“Sayang sekali ya pak, tapi PIP SMK itu bukan tanggung jawab Kabupaten, itu kewenangan provinsi, nanti saya teruskan ke KCD Provinsi ya pak?.” Ujar Iin Indrayati

Ketika ditanya lagi, Apakah untuk persoalan pelajar SMKN bukan bagian dari tugas dan fungsinya Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu sehingga Kadisdik enggan untuk bersikap?. Sayangnya hingga kini belum ada jawaban kembali dari Dra CH Iin Indrayati.

Dilain tempat menyambangi Hidayat selaku ketua LIPPAN yang selalu monitoring kejadian terkait dugaan pungli di lingkup SMKN 1 Gabus Wetan bersama rekan-rekan penggiat anti korupsi di lokasi menjelaskan, Anggaran untuk Dinas Pendidikan kabupaten Indramayu kalau tidak salah sekitar kurang lebih sebesar 1 Triliyun Rupiah.

“Sayangnya masih saja ada oknum-oknum yang tega memangkas anggaran yang sudah semestinya adalah hak murid. Walaupun anggaran PIP tidak ada hubungannya dengan Disdik Kabupaten, Paling tidak ada sikap tegas dari pihak Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu.” Ujar Hidayat

Untuk itu, Hidayat meminta peristiwa yang terjadi di SMKN 1 Gabus Wetan ini menjadi perhatian khusus aparat hukum baik kepolisian dan Kejaksaan Negeri Indramayu, agar segara mengungkap siapa oknum di belakang terkait dugaan pemangkasan anggaran bantuan PIP tersebut, agar menjadi efek jera ke depan bagi oknum-oknum yang nakal.” Tutupnya.

Video Saat Murid SMKN 1 Gabus Wetan Unjuk Rasa:

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page