ACEH BESAR, RADAR-X.net – Stick keju adalah kue kering yang merupakan kudapan berbahan dasar keju dan tepung terigu. Rasanya gurih khas keju dengan teksturnya kriuk dan renyah.
Stick Keju biasanya orang-orang memilih cemilan ini untuk suguhan para tamu setiap lebaran atau perayaan keagamaan lainnya. Ada juga yang menjadikan cemilan favorit sehari-hari bersama keluarga.
Intan, owner Intan Stick Keju mengatakan, berawal dari usaha milik ibunya di Medan, ia belajar dan mencoba mengembangkan usaha rumah tangga Intan Stick Keju di Aceh besar. Usaha ini mulai berjalan sejak tahun 2011.
“Saya ikut suami ke Aceh, kebetulan di Aceh Besar dan Banda Aceh tidak ada yang membuat stick keju lalu saya coba rintis usaha ini,” kata Intan di tempat usahanya Perumahan Beutari Permai Bayu-Batoh, Selasa (20/4/2021).
Menurutnya, setiap hari mulai pukul 6:30 pagi sampai pukul 15.00 sore ia mampu mengolah 10 kilogram bahan dasar tepung untuk memproduksi 15 kilogram stik keju yang dibantu oleh lima orang karyawan.
“Ada tiga kemasan produk stick keju yang dipasarkan yaitu satu kilogram dengan harga bandrol Rp160 ribu, setengah kilogram Rp.80 ribu, seperempat Rp.40 ribu dan satu ons Rp.16 ribu,” lanjut Intan.
Intan mengaku, pemasarannya sudah menjangkau seluruh Aceh yakni Kutacane, Blang Kejeren, Sigli, Meulaboh dan lain-lain. “Khusus di Aceh Besar dan Banda Aceh kita sudah ada langganan dengan menitipkan di 40 toko kue dan swalayan,” katanya.
Sejak pandemi, kata Intan, produksi stick keju sempat berkurang selama, permintaan stick kejunya juga sangat sedikit.
“Kami merasakan selama enam bulan dimana selama pandemi operasionalnya dalam seminggu hanya dua hari saja, omsetnya dalam sebulan turun hingga 60 persen berbeda dengan sebelum pandemi omsetnya mencapai Rp10 juta perbulan,” imbuh Intan sambil sibuk menggoreng stick kejunya.
Namun di bulan Ramadan ini, jelang lebaran Hari Raya Idulfitri permintaan dari pembeli meningkat hingga 100 persen. “Biasanya para pembeli memborong stick keju ini sebagai suguhan untuk para tamu di Hari Raya Idulfitri,” jelas Intan.
Intan berharap, untuk kedepannya usaha Intan Stick Keju ini bisa bergabung dan bekerjasama dengan salah satu program Pemerintah Aceh yaitu pojok kreatif.
“Untuk kemajuan Aceh saya siap berpartisipasi dalam program pojok kreatif tersebut,” tutur Intan. (Myr Pur Mohd)














