KesehatanTerbaru

10 Sampel Swab Warga Agara Diperiksa Lab Penyakit Infeksi Unsyiah, Empat Dinyatakan Positif Covid-19

137
×

10 Sampel Swab Warga Agara Diperiksa Lab Penyakit Infeksi Unsyiah, Empat Dinyatakan Positif Covid-19

Sebarkan artikel ini

Aceh Tenggara, radar-x.net – 10 Sampel warga Aceh Tenggara di tes swab PCR Covid-19 di Laboratorium Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh.

“Dari 10 sampel tersebut, empat orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan, enam orang lainnya dinyatakan negatif yang tersebar dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara,” ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Tenggara, Zul Fahmy, S.Sos kepada radar-x.net, Selasa (20/10/2020).

Sebut Zul Fahmy, dari 10 orang yang dites swab PCR Covid-19 itu, empat orang yang dinyatakan positif corona berasal dari Kecamatan Babussalam sebanyak tiga orang dan satu orang dari Kecamatan Darul Hasanah.

Sedangkan enam orang yang dinyatakan negatif Covid-19 tersebar di Kecamatan Lawe Sumur, Kecamatan Lawe Alas, dan Kecamatan Lawe Sigala-gala. Selanjutnya, Kecamatan Badar dua orang serta Kecamatan Babussalam satu orang.

Ia melanjutkan, sampel swab itu dikirim Dinas Kesehatan Aceh Tenggara tanggal 17 Oktober 2020 ke Lab Unsyiah Banda Aceh.

“Hasil swabnya dikeluarkan pada tanggal 19 Oktober 2020, dengan hasil empat orang positif Covid-19 dan enam negatif,” jelasnya.

Menurut Zul Fahmy yang juga Kadis Infokom Agara, masyarakat diharapkan agar lebih disiplin lagi mengikuti protokol kesehatan (Protkes) Covid-19, selalu memakai masker ketika keluar rumah. kemudian menjaga jarak fisik, dan jarak sosial, khususnya di pusat keramaian seperti pasar-pasar, warung kopi, serta pusat keramaian lainnya.

Selain itu juga, membiasakan pola hidup bersih seperti selalu mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, serta membiasakan mengkonsumsi vitamin sebagai penguat imum tubuh guna mencegah virus corona (Covid-19).

“Menaati Protokol Kesehatan (Protkes) Covid-19 juga salah satu upaya mencegah dan memutus rantai penyebaran virus corona di pedesaan Kabupaten Aceh Tenggara,” pungkas Zul Fahmy. (RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page