BATU BARA, radar-x.net – Angin punting beliung hantam rumah warga dusun ll desa Suka Maju kecamatan Tanjung Tiram, Kamis 11/06/2020, sekitar pukul 02:00 dini hari.
Pasalnya, dalam peristiwa tersebut, pemilik rumah sedang tertidur pulas tiba-tiba terdengar suara seng atap rumahnya berbunyi dan bergoyang dihantam angin. “Dengan waktu yang singkat atap rumah terbang kehalaman rumah lepas dari pengikat batu bangunan,” kata Abdullah pemilik rumah.
“Akibat kejadian itu ada empat rumah di Jl. Solo kabel PLN juga putus tertarik atap seng yang terbang akibat angin kencang yang melepaskan atap rumah, dari batu pengikat,” jelasnya kepada radar-x.net saat bersama warga yang ikut bergotong royong melepaskan dan menyusun seng atap rumah yang berserekan di halaman depan rumah.
“Besar harapan kepada pemerintah kabupaten Batu Bara mau membantu meringankan beban kami di situasi sekarang ini,” harapnya.
Menyikapi kejadian itu, Anuardi Kadis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah meminta Abdul Rasyid kabid bencana bersama tim turun kelokasi untuk melakukan evakuasi.
“Jika korban membutuhkan tempat tinggal sementara kita akan membuatkan tenda darurat,” tuturnya saat dihubungi melalui telp selulernya.
Abdul Rasyid menjelaskan, bukan satu rumah tapi ada 7 rumah yang terkena musibah angin punting beliung tadi malam. Diantaranya, desa Suka Maju ada 1, rumah desa kampung lalang 2 rumah, desa pahlawan 2 rumah, bagan area 2 rumah.
“Kita sudah kerahkan semua tim untuk melakukan evakuasi dan mendata apa-apa saja kerugian warga dengan kejadian tadi malam,” ucap Abdul Rasyid.
Disamping itu, Ia juga sudah menyampaikan kejadian ini kepada pengurus KSJ batu bara bahwa di salah satu rumah yang mendapat musibah itu ada juga orang yang lumpuh tidak bisa berjalan, yang rencananya besok tim KSJ akan turun ke lokasi. (Ham)














