![]() ![]() |
| Foto: Dra |
JEMBER – Disaat Gencar Gencarnya pemberitaan media cetak maupun online, terkait tes urine yang dilakukan secara mendadak oleh Pemkab Jember, Minggu kemarin.
Hal ini, bermuara ke salah satu pejabat teras Pemkab Jember. Yaitu, Moch. Suryadi, Kasatpol PP Pemkab Jember yang disinyalir positif narkoba.
Terkait tudingan itu, pihak Suryadi membantah apabila positif narkoba.
Seperti yang dijelaskan Suryadi, saya kaget mas, dengan pemberitaan di media terkait saya positif narkoba,” sebelum tes urine saya sudah konsumsi obat, tapi bukan narkoba melainkan obat resep dokter untuk penyakit saya,” jelasnya, di Pemkab, Rabu(06/04/2016), Pukul 09.00WIB.
Dipertegas kembali oleh pihaknya, nama baik saya teremar mas, dengan pemberitaan itu. Toh kawan-kawan tidak konfirmasi dulu sama saya, katanya.
“Kalau saya memang positif narkoba, saya siap untuk di pecat mas,” imbunya, saat dihadapan sejumlah media.
Sikap tegas dari Kasatpol PP, apabila ada anak buah saya yang positif narkoba. Sesuai perintah Bupati maka akan di pecat dengan tidak hormat, tandasnya.
Sementara itu, harapan Suryadi kedepannya, narkoba wajib kita lawan bersama karena narkoba adalah perusak penerus bangsa. “Terkait nama baik saya, saya minta tolong kepada rekan rekan media supaya mengklarifikasi beritanya yang sudah terlanjur memberitakan saya positif narkoba,” pungkasnya. (sofi/rullah/Dra)














