![]() ![]() |
| Saluran Irigasi(Foto:Egas) |
MATARAM – Dari hasil temuan investigasi di lapangan tentang TPA Kebon Kongok, dua Lembaga Swadaya Masyarakat yaitu LSM Wapelhi Lobar dan LSM KPK Nusantara, menghadap ke Kepala Dinas kantor BLHD Lombok Barat. H. Lalu Edy Sadikin. Jum’at (12/08/2016)
Dalam kesempatan tersebut Wapelhi Lobar, yang diwakili oleh Bahrul Mujahid selaku Kepala Biro Pengawasan Baku Mutu Lingkungan, menyampaikan temuannya di lapangan tentang pencemaran air sungai yang disebabkan oleh merembesnya air lindi ke badan sungai Kokok Babak dan anak sungai yang digunakan sebagai saluran irigasi yang mengairi sawah-sawah warga di desa Taman Ayu.
Sungai-sungai tersebut secara turun-temurun sejak dulu telah dimanfaatkan oleh masyarakat dusun Bongor untuk MCK. “Kami akan bersurat secara resmi ke BLHD Lombok Barat, agar temuan kami ditindak lanjuti oleh dinas terkait, agar dampak pencemaran lingkungan dapat dihindari.” jelas Bahrul saat dihubungi lewat telepon selulernya.
Seperti diketahui bahwa TPA Kebon Kongok, yang berlokasi di wilayah Lombok Barat, dikelola oleh Pemkot Mataram, dan sesuai dengan pengaduan masyarakat sekitar menimbulkan bau busuk yang cukup menyengat terutama yang dirasakan oleh warga Dusun Bongor Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung, Lombok Barat.
Dalam kesempatan perbincangan tersebut Bahrul menyampaikan secara lisan keluhan yang dirasakan masyarakat ke Kepala BLH Lombok Barat tersebut, dan menghimbau agar melakukan pengawasan dan penanganan tentang pencemaran air lindi dan pengoptimalan IPAL yang ada.
Disamping itu, H. Lalu Edi Sadikin menjelaskan, pihaknya sangat berterima kasih atas masukan dari Lembaga Swadaya Masyarakat yang sangat fokus membantu BLH, Wapelhi Lobar yang bergerak dalam bidang Lingkungan yang diketuai oleh Agus Suherman, SPd., sudah dikenal oleh beliau sebagai mitra BLHD Lombok Barat dan telah diacungi jempol oleh beliau dalam segala kegiatan yang bersifat mendukung upaya pemerintah dalam pelestarian dan perlindungan lingkungan.
“Wapelhi laporkan secara tertulis kepada kami, dan nanti akan kami akan tugaskan tim pengawas untuk turun ke lapangan.” jelas Edy
Sementara itu, Ketua Wapelhi Lobar Agus Suherman, SPd saat dikonfirmasi radar-x.net, menjelaskan, bahwa LSM Wapelhi Lobar sesuai visi dan misi lembaga akan terus fokus dalam upaya pemantauan lingkungan hidup di NTB.
“Kami menggandeng beberapa LSM sebagai parter kami untuk bersama-sama membantu pemerintah dalam memberikan solusi agar keluhan masyarakat sekitar tentang TPA Kebon Kongok ini bisa diminimalisir dampaknya, kami saat ini bekerja sama dengan LSM KPK Nusantara.” tutup Agus Suherman.(Egas P)















