

SAMPANG, radar-x.net – Pesta demokrasi rakyat sampang berjalan Kondusif dan damai, dan moment itu dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Sampang. Mulai dari politisi, tokoh masyarakat, tokoh Agama bahkan sampai muda mudi menyempatkan untuk memanfaatkan momen tersebut.
Ironisnya, pada PSU Kabupaten Sampang berlangsung, pemudi asal desa Nepa Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang beranisial (SF) dikabarkan hilang sejak itu.
Pasalnya, hilangnya (SF) diduga tidak bermasalah dengan kedua orang tua dan saudara saudaranya, dan dugaan kuat kaburnya (SF) tidak sendirian melainkan ada temannya.
Sementara, keterangan yang kami himpun dari pihak keluarga Juheri ayah dari (SF) yang beralamatkan Desa Nepa Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang, (SF) hilang sejak 27/10/2018 bersamaan dengan pelaksanaan PSU Kabupaten Sampang, namun sampai saat ini belum terlihat sekalipun batang hidungnya.
Sehingga berita ini duturunkan, kedua orang tuanya sudah melapor ke Polsek setempat dan dilanjutkan ke Polres Sampang, karena orangnya sangat mencemaskan keselamatan dan keberadaannya.
Menurut, Syamsul Arifin Paman (SF) mengatakan kepada wartawan RADAR-X, “ya Betul mas…! keponakan saya memang tidak ada dirumah, sepengetahuan saya (SF) hilang sejak PSU Sampang sampai saat ini belum pulang juga,” tukasnya
“Kami berusaha untuk mengetahui modus apa dan bersama Siapa hilangnya (SF), dan saya minta bantuan rekan-rekan LSM KPK Nusantara dan media,” Imbuhnya
Berdasarkan informasi sementara yang berhasil dihimpun, ternyata hilangnya (SF) bersama seorang Pemuda beranisial (HR), dan keluarga (SF) sudah melakukan mediasi (abek rembek,madura-red) pada keluarga (HR) namun pihak dari keluarga (HR) hanya janji-janji saja. Sedangkan laporan sedang dalam proses dan dalam penyelidikan. (MK)













