![]() ![]() |
| Lokasi pantai Nepa hutan kera (Foto:Makmun) |
PANTURA, Radar-X.Net – Menyusuri jalan utama pantai utara Pulau Madura, kita pasti akan melewati sebuah desa kecil yang terletak di Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Desa itu memiliki pantai yang sering dijadikan tempat berwisata oleh penduduk setempat. Tidak jauh dari pantai, malah bisa dibilang berdampingan dengan bibir pantai yang terdapat hutan yang dihuni kawanan kera ekor panjang.
Karena posisinya yang sangat dekat dengan pantai, maka sampai sekarang pengunjung pantai sering bisa menyaksikan adanya kera-kera yang keluar dari hutan dan bermain-main di tepi pantai.
Konon, selain terdapat hutan, di tepi pantai itu juga banyak ditumbuhi tanaman nipah. Dalam dialek setempat, ‘nipah’ disebut ‘nepa’. Karena banyaknya tumbuhan itu di sana, maka pantai itu dikenal dengan nama Pantai Nepa, meskipun ada juga yang menyebutnya sebagai Pantai Nipah. Desa yang kemudian muncul di sekitar pantai itu juga dikenal dengan nama Desa Nepa, pun hutan kecil yang dihuni kawanan kera di pantai itu dikenal sebagai Hutan Kera Nepa.
Di Pantai ini kami hanya menemukan beberapa ekor kera yang kelihatan sangat senang dengan kedatangannya team RADAR-X, nampak jelas beberapa ekor kera langsung menyambar sebagian barang-barang bawaan kami, seperti kacang dan bawaan yang lain.
Selang beberapa menit kemudian, kami dikagetkan dengan munculnya beberapa ekor anak kera, yang akhirnya se bungkus plastik besar kacang mentah dilahap oleh sekerumunan anak kera tersebut.
Seperti yang di ungkapkan Hotijah, seorang ibu yang berprofesi sebagai pedagang disekitar pantai juga penjaga parkir mengatakan, di Pantai nepa ini klo hari hari biasa memang sepi pengunjung. Tapi klo hari libur (sabtu dan minggu) dan hari besar.
“Pengunjung pantai nepa berbondong-bondong menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman kantornya. Bahkan pengunjung yang datang ke pantai nepa mulai pagi sebelum Sunrise sampai sunset banyak sekali, kadang hingga malam hari, masih ada saja pengunjung remaja yang masih menikmati indahnya pantai utara tersebut.” Ungkapnya.
Di lokasi yang berbeda, hal senada juga disampaikan oleh salah satu warga, bahwa jika hari libur dan hari besar lainnya, pengunjung sangat ramai, tidak hanya di pantai nepa, tetapi juga di hutan kera.
“Dari sekian banyaknya kera yang berkeliaran, mereka tidak mengganggu keamanan dan kenyamanan pengunjung wisata.” Ungkapnya. (Muhlis/makmun)















