![]() |
| Situasi saat rapat wakil Gubernur. (Foto:Mohd) |
PIDIE, Radar-X.Net – Wakil Gubernur Aceh terpilih Nova Iriansyah mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku penipuan yang mengatasnamakan dari tim pemenangan Gubernur Aceh terpilih Irwandi Yusuf.
“Selama ini tim pemenangan Irwandi Yusuf tidak pernah mengutip biaya dalam bentuk apapun terhadap masyarakat untuk bantuan rumah yang kita berikan,” kata Nova Iriansyah kepada wartawan, Rabu (14/6) di Sigli.
Bantuan rumah layak huni yang dibangun untuk masyarakat kurang mampu di seluruh Aceh tersebut dibantu secara sukarela tanpa dipungut biaya sepersenpun dari masyarakat penerima manfaat.
“Selama ini kami tidak pernah memerintahkan tim untuk mengutip uang dalam bentuk apapun terhadap masayarakat sebagai biaya pengurusan rumah bantuan,” katanya.
Lanjutnya, jika ada orang yang mencatut nama tim pemenangan Gubernur Aceh terpilih Irwandi Yusuf untuk menipu masyarakat, itu merupakan tindakan kriminal dan harus diproses hukum.
“Untuk kedepan, saya mengingatkan masyarakat jangan pernah memberikan uang sepersen untuk biaya pengurusan bantuan rumah yang kita programkan selama ini,” kata Nova.
Sementara, Polsek Indarajaya, Senin (12/06) menangkap seorang warga asal Gampong Rumah, Kecamatan Indrajaya berinisial A (36), karena diduga melakukan penipuan terhadap masyarkat dengan mengaku dari team pememenangan Gubernur Aceh terpilih Irwandi Yusuf.
Aksi penipuan yang dilakukan pelaku terhadap masyarakat yakni meminta uang sebagai biaya administrasi sebesar Rp 100-200 ribu per kepala keluarga (KK), dan diminta menyerahkan sejumlah berkas seperti fotocopy KTP, kartu keluarga dengan iming-iming memberikan rumah layak huni.
“Pelaku berhasil mengumpulkan Rp 3,6 juta dari aksi penipuanya terhadap masyarakat di Kecamatan Mutiara, Sakti, Indrajaya, dan Kecamatan Peukan Baro,” kata Polsek Indarajaya Iptu Tasrizalsyah. (Mohd)












