JAKARTA, Radar-X.Net – Hari ini team RADAR X, menyusuri kawasan Ibukota Indonesia, tidak mengenal panas dan macet sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut Team akan berkunjung kekediaman Dewi Purwati artis Nasional Indonesia yang sudah banyak menelorkan album.
“Kamipun disambut oleh Dewi Purwati yang kebetulan hari ini juga ada acara padat shooting, tepat diJalan Raya Kelapa dua No.1D RT 001 RW 001 Kelapa dua Kebon Jeruk Jakarta Barat rumah sang Artis ini.” Terang tem Radar -X.
Pasalnya Dewi Purwati adalah sosok perempuan humoris dan akrab walaupun kami baru mengenalnya.
Kenapa mbak Dewi baik banget tidak seperti kebanyakan artis lain kadang Jaim dan Sombong, pertanyaan yang di lontarkan tem Radar-X kepada Dewi,
Mendangar pertanyaan itu Dwi menjawab dengan penuh senyum dan lemah lembut,” buat apa mas hidup hanya sekali untuk apa sombong-sombong mati juga Bukan sombongnya tapi amal dan perbuatan mas yang ditanyakan kelak,” ungkapnya.
Ditanyai seputar album-albumnya Dewi Purwati menceritakan pada tem Radar-X.
Dirinya pada Tahun 1989 Bangku Tua Jadi Saksi, ciptaan Benny Azhar, Tahun 1990-1991 lagu Pop duet dengan Muchlas Adi Putra, Tahun 1992 pindah haluan kedangdut ASMARA WARUNG TEGAL MAKAN HATI JIMMY NEHI NEHI DHANDY SETALI DUA TALI.
Lebih jauh Dewi menceritakan perjalanan karirnya, Tahun 1993 Booming lagu PAK POS, Tahun 2000 lagu GOPEK LAGI kurang lebihnya ada 15 Album, dan yang terbaru lagu KUTU KUPRET.
“Suka dukanya ya kalau Sukanya bisa keliling Indonesia dan luar negeri gratis mas dan bisa jumpa dengan fans-fans. dukanya kalau pas ketemu EO yang tidak sesuai dengan perjanjian mas.” Kata Dewi.
Harapan Dewi Purwati semoga musik Indonesia semakin bergairah dan berkreasi selamanya.
“Terima kasih Team Radar – X yang sudah mau nyambangin Dewi Purwati,” pungkasnya.
Pewarta; Bagus WR.
Editor; Sukri.













