BeritaPemerintahan

100 Hari Kerja Bupati Sampang, Ribuan Rakyat Akan Demo Tuntut Pilkades Digelar

×

100 Hari Kerja Bupati Sampang, Ribuan Rakyat Akan Demo Tuntut Pilkades Digelar

Sebarkan artikel ini
H Slamet Junaidi, Bupati Sampang Akan Didemo Ribuan Rakyatnya Tuntut Pilkades 143 Desa Dilaksanakan. (Foto: Istimewa)

SAMPANG, RADAR-X.Net – Belum genap 100 hari kerja H Slamet Junaidi, Bupati Sampang akan didemo ribuan rakyat Kecamatan Banyuates, demo tersebut bertemakan “Sampang Madura Gelap”.

Ribuan rakyat yang mengatasnamakan Aliansi Banyuates Tangguh (Alibata) akan menggelar aksi demo di Kantor Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang pada Rabu, 9 April 2025.

Dalam surat pemberitahuan ke Polres Sampang, Alibata meminta agar ditemui oleh Slamet Junaidi, Bupati Sampang dan juga Sudarmanta, Kepala DPMD Sampang.

Hanafi korlap aksi akan menyampaikan tuntutan bahwa Pilkades harus segera digelar oleh Bupati Sampang, H Slamet Junaidi.

“Pilkades harus segera tahun 2025, ini Pilkades ditunda adalah ulah manusia yang bernama H Slamet Junaidi pada tahun 2021. Pokoknya hak demokrasi dirampas oleh H IDI ini,” kata Hanafi, Senin (07/04/2025)

Hanafi juga mengungkapkan bahwa penjajahan terburuk dan terbangsat adalah dijajah oleh bangsa yang memipin kabupaten kita sendiri. Untuk melanggengkan kekuasaannya, desa-desa dibungkam melalui jalur perampasan hak-hak demokrasi masyarakat desa.

Dia juga menceritakan bahwa selama 4 tahun lebih Pilkades di Sampang ditiadakan. Dengan dalih COVID-19.

“Pada tanggal 30 Juni 2021 H Slamet Junaidi ini secara mengejutkan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) yang berbunyi pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Sampang dilaksanakan tahun 2025 yang diikuti oleh 180 desa dengan daftar nama desa sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari keputusan Bupati ini,” tutur Hanafi.

Hanafi mewakili masyarakat Banyuates juga menuntut agar tahun 2025 Pilkades di Sampang harus dilaksanakan di 143 desa. Mengingat 37 desa diperpanjang secara otomatis berdasarkan Undang-Undang Desa.

“Pokoknya tidak ada kata lain, Pilkades di 143 desa di Sampang harus dilaksanakan. Kalau tidak dilaksanakan saya pastikan Sampang tidak akan kondusif,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa tuntutan tersebut akan disampaikan secara terbuka pada tanggal 9 April 2025 di depan Kantor Kecamatan Banyuates.

“Tuntutan itu akan kami sampaikan di depan Kantor Kecamatan Banyuates. Kalau memang pemimpin kita ini tegas dan berani, tolong temui kami di depan kantor Kecamatan Banyuates. Kalau tidak ditemui maka massa aksi akan bermalam di Kantor Kecamatan Banyuates,” tegasnya.

(Varies)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page