BONDOWOSO, Radar-X.net – Melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar Festival Haul Ki Ronggo ke-171 sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri peradaban Bumi Ki Ronggo sekaligus upaya melestarikan tradisi dan kearifan lokal.
Acara yang digelar pada tahun 2025 ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai sejarah, budaya, dan perjuangan Ki Ronggo yang telah meletakkan dasar pemerintahan serta tata wilayah Bondowoso hingga saat ini.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i menyampaikan bahwa warisan Ki Ronggo tidak hanya berupa pembangunan fisik, tetapi juga mencakup nilai moral, spiritual, dan sosial yang hingga kini menjadi pedoman masyarakat.
“Semangat perjuangan, kebijaksanaan, kegigihan, serta ketaatan beliau tercermin dalam pesan luhur yaitu berbuat kebaikan sebagai bekal kehidupan. Nilai ini adalah warisan besar yang wajib kita jaga bersama,” tegasnya, (4/12).
Wabup menambahkan, semangat Ki Ronggo dalam membuka dan menata wilayah harus menjadi inspirasi bagi pembangunan Bondowoso ke depan. Ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus berupaya mewujudkan Bondowoso Berkah, yakni pembangunan yang menempatkan keberkahan Allah SWT sebagai dasar setiap ikhtiar dan kerja keras.
“Melalui peringatan ke-171 ini, marilah kita memperkuat persatuan, merawat kearifan lokal, dan membangun kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat. Dengan meneladani nilai perjuangan Ki Ronggo, Insyaallah kita dapat mewujudkan Bondowoso yang membawa kemaslahatan bagi seluruh masyarakat,” ujar Wabup.
Festival Haul Ki Ronggo berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan keagamaan, budaya, dan seni tradisional yang melibatkan tokoh masyarakat, pelajar, hingga komunitas budaya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah refleksi sejarah, tetapi juga sarana memperkuat identitas Bondowoso sebagai daerah yang kaya peradaban.














