BeritaLingkungan

Warga Dusun Sedau Ingin Listrik Masuk Desa, Kasun: “Pemerintah Jangan Tutup Mata”

×

Warga Dusun Sedau Ingin Listrik Masuk Desa, Kasun: “Pemerintah Jangan Tutup Mata”

Sebarkan artikel ini
Warga Dusun Sedau Ingin Listrik Masuk Desa, Kasun: "Pemerintah Jangan Tutup Mata"
Kondisi jalan arah menuju dusun Sedau (Foto: Egas)
LOMBOK BARAT – Di era moderenisasi saat ini, yang semuanya serba canggih. Namun, kecanggihannya tidak luput dari gaya aliran listrik setiap alat untuk mengoprasikannya. Listrik seolah-olah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, untuk meningkatkan strata ekonomi maupun pendidikan.
Ironisnya, masih ada desa yang tidak pernah tersentuh oleh aliran listrik selama bertahun-tahun. Yaitu, Dusun Lembah Suren, Desa Sedau, Kec. Narmada, Kab. Lombok Barat. Masyarakat sekitar kecewa dengan pemerintahan terkait, karena keluhannya tidak pernah ditanggapi.
Seperti yang dijelaskan, Mur Made, kepala dusun Lembah Suren, “kami sudah berupaya keras mas, agar supaya listrik bisa masuk ke kampung kami. Kebeberapa instansi terkait bahkan ke Pemerintahan kabupaten sudah kami ajukan, tetapi nihil hasilnya. Pemerintah seolah-olah tutup mata dengan keluhan masyarakat,” tandasnya, Rabu(11/08/2016).
Diungkapkannya, “pihak kami juga sudah hearimg kebeberapa instansi terkait, bahkan mengirimi surat ke PT.PLN Persero, namun jawabannya sama saja, besok besok dan besok lagi.” Ungkapnya kecewa.
Ditambahkannya, “besar harapan masyarakat, khususnya dusun Lembah Suren agar supaya listrik bisa masuk ke dusun kami, harapan kami sederhana saja, kami juga ingin melihat anak-anak kami belajar buku sekolah dengan sinar yang terang dan membaca alqura’an dengan sorotan sinar lampu, kami juga warga indonesia mas yang pastinya harus mendapat perlakuan yang sama  dari pemerintah.” Pungkasnya. (egas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page