Wagub: Mari Sukseskan Pembangunan 6 Ribu Rumah

- Penulis Berita

Rabu, 18 Oktober 2017 - 02:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub: Mari Sukseskan Pembangunan 6 Ribu Rumah
Wagub, Ir.Nova Iriansyah MT, saat rapat lanjutan RTLH. 



BANDA ACEH, radar-x.net – Wakil Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah MT, mengajak semua pemangku kebijakan untuk serius bekerja agar target Gubernur Aceh, Drh. Irwandi Yusuf, untuk membangun sebanyak 6 ribu Rumah Sehat Sederhana dapat tercapai di tahun 2018.

Himbauan tersebut disampakan oleh Wagub, dalam rapat lanjutan terkait metode pengadaan pembangunan Rumah Layak Huni tahun 2018, yang dipusatkan di Pendopo Wagub, Minggu (15/10/2017) malam.

“Program pembangunan 6 ribu unit rumah ini harus menjadi program bersama. Dengan demikian kita bisa mensukseskan target Pak Gubernur untuk membangun 6 ribu unit Rumah Sehat Sederhana di tahun 2018 mendatang,” kata Wagub..

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesimpulan, seluruh peserta rapat yang terdiri atas Kepala Bappeda Aceh, Inspektur Aceh, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh, Wakil Ketua TP PKK dan Dekranasda Aceh, sejumlah dinas terkait lainnya serta aktivis dari lembaga Cet langet Rumoh, Edi Fadhil, bersepakat untuk menjadikan skema Swa kelola dalam proses pembangunan RSS tersebut.

Baca Juga:  Persiapan Upacara HUT RI Pasukan Paskibraka Di Kukuhkan Di Pendopo Bupati Bondowoso

“Semua sudah sepakat dengan skema sewa kelola, ini harus segera ditindaklanjuti, segera buat FGD dengan mengundang pihak terkait dan LSM yang selama ini fokus pada bidang ini. Mari kita lebih fokus di program ini untukmembuat lompatan besar dalam rangka menghadirkan kesejahteraan di tengah masyarakat Aceh,” tanbah Wagub.

Wagub juga menghimbau seluruh SKPA terkait untuk menjadikan pengurangan angka kemiskinan menjadi tujuan dalam setiap kegiatan.

“Tinggalkan cara kerja lama, sudah saatnya kita meninggalkan yang batil dan hanya mengambil yang hak. Ingat, dengan suksesnya program ini, maka akan banyak hal yang bisa terkoreksi.” Tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Aceh, Azhari yang bertindak sebagai moderator dalam acara tersebut mengungkapkan, bahwa meski tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengurangan angka kemiskinan, namun pembangunan RSS ini akan sangat mengurangi beban pengeluaran Masyarakat kurang mampu.

“Selama ini, bentuk intervensi Pemerintah bagi pengurangan angka kemiskinan adalah dengan membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat kurang mampu, karena itu pemerintah memiliki program beras sejahtera, program beras sejahtera ini sangat membantu menekan angka pengeluaran masyarakat kurang mampu,” ungkap Azhari.

Baca Juga:  Bupati Sampang Lakukan Rotasi Tanpa Tebang Pilih, Berikut Daftarnya

Pengadaan RSS adalah bentuk intervensi pemerintah Aceh dalam rangka membantu keluarga kurang mampu untuk menekan besaran pengeluaran pertahun.

Untuk diketahui bersama, salah satu rumus yang selama ini dilakukan pemerintah untuk menekan angka kemiskinan adalah dengan program yang berkaitan dengan peningkatan pendapatan dan meringankan beban pengeluaran keluarga kurang mampu.

“Dengan dukungan program yang sudah berjalan saat ini seperti program Beras Sejahtera, bantuan pemberdayaan ekonomi, program bantuan kesehatan dan bantuan pendidikan, serta program pembangunan RSS ini, kita berharap target Pemerintah Aceh untuk menurunkan angka kemiskinan bisa segera terwujud,” harap Azhari.

Dalam kesempatan tersebut, Azhari juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survey tim Bappeda Aceh, setidaknya terdapat 900 unit rumah yang sudah dibangun tahun lalu, namun tidak ditempati.

“Ini tentu sangat kita sesalkan, oleh karena itu agar pembangunan 6 ribu unit RSS ini tepat sasarn, saat ini Pemerintah Aceh hanya menggunakan satu data, dan setiap lokasi pembangunan rumah sudah dikunci koordinatnya dengan GPS. Ini untuk meminimalisir kemungkinan pengalihan penerima manfaat,” tambah Azhari.

Baca Juga:  Sekretaris MUNA Mengajak Masyarakat Menangkan Mualem - TA Khalid

Sementara itu, Istri Wakil Gubernur Aceh, Dyah Erty Idawati yang juga merupakan pengajar pada Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Unsyiah menyarankan agar skema pembangunan Swakelola segera disosialisasikan.

“Skema swakelola harus disosialisasikan, sehingga masyarakat paham dengan program dan skema baru ini,” ujar Dyah Erti.

Sementara itu, saat menyampaikan kesimpulan rapat, Wagub mengaku optimis dengan skema swakelola, maka pembangunan RSS akan melebihi target. “Skema swakelola akan menghemat anggaran pembangunan rumah per-unitnya. Dengan demikian, maka jumlah rumah yang dibangun akan lebih besar dari target awal kita.” Pungkas Wakil Gubernur Aceh. (Muhd)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Sambut Baik Pemkab Tekan Harga Serta Distribusikan Beras SPHP
Partai PDI Perjuangan di Pastikan Menduduki Pimpinan DPRD Murung Raya
Terkait Potongan Honor Linmas Desa Lembengan, Berikut Hasil Klarifikasinya
Doni Raih Suara Caleg Cukup Tertinggi di Davil III, Patut Diperhitungkan Pilkada 2024
Hari Terakhir Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten Batu Bara Berjalan Lancar
DPRD Mura, Apresiasi Pemilu Berjalan Aman Dan Kondusif
Dewan Minta Potensi Desa Bisa Dioptimalkan
Pelayanan Dukcapil Mlayu, Hadir Di Acara Program Gerakan Pasar Murah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:45 WIB

Proyek Jaringan Irigasi Balai Besar Pengairan Diduga Jadi Ajang Mark Up Anggaran

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:23 WIB

PPTK Bungkam, Hotmix di Dusun Lidah Dasri Belum Setahun Sudah Retak dan Terangkat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:08 WIB

Dodo Arman Hadiri Undangan Polda Sumsel, Klarifikasi Laporan Dr Ahmad Rizali

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:58 WIB

Terjadi Dugaan Pelanggaran, Ketua Koordinator PKBM Banyuwangi Bungkam

Senin, 19 Februari 2024 - 20:34 WIB

Dinas Perdagangan Sumatra Selatan Dilaporkan ke Kejagung RI

Minggu, 18 Februari 2024 - 21:13 WIB

Terkait Dugaan Mark Up Data, Ketua Amblas Akan Laporkan PKBM Lestari Kebun Dalem ke Kejaksaan

Minggu, 18 Februari 2024 - 15:06 WIB

PKBM Lestari desa Kebun Dalem Banyuwangi Disinyalir Mar Up Data

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:06 WIB

Kasudin Cipta Karya Jakarta Timur, Diduga Menerima Gratifikasi dan Menyalahgunakan Jabatan

Berita Terbaru