Wagub Buka Rakor Dewan Ketahanan Pangan Aceh

- Penulis Berita

Kamis, 16 November 2017 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Buka Rakor Dewan Ketahanan Pangan Aceh



BANDA ACEH, radar-x.net – Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah membuka Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Aceh Tahun 2017 di Hotel Hermes, Banda Aceh, Rabu (15/11/2017) malam.

Rakor ini mengangkat tema “Melalui pemberdayaan usaha pangan, kita wujudkan kemandirian pangan gampong menuju Aceh Troe”.

Pasalnya, pertemuan tersebut diselenggarakan guna membahas langkah-langkah terbaik untuk mewujudkan ketersediaan dan pemenuhan pangan di masyarakat sebagaimana diamanatkan UU No. 18 Tahun 2012 tentang pangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan dapat disusun sebuah program yang terencana dan terukur sehingga potensi rawan pangan di Aceh dapat diukur sejak dini.

“Saya ingatkan lagi bahwa peraturan Presiden RI nomor 83 tahun 2006 tentang dewan ketahanan pangan, mengamanatkan pemerintah provinsi dan kabupaten untuk membentuk Dewan Ketahanan Pangan atau DKP di daerah masing-masing,” ujar Wagub dalam sambutannya.

Wagub menjelaskan, tugas DKP adalah membantu gubernur dan Bupati/Walikota dalam merumuskan kebijakan Ketahanan Pangan. Wagub juga mengatakan, bahwa sektor pertanian adalah kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomin Aceh. Dari sekitar lima juta penduduk Aceh, sebagian besarnya berprofesi sebagai petani. Sektor pertanian juga disebut menyerap tenaga kerja terbesar, yakni hampir mencapai 35 persen dari jumlah angkatan kerja yang ada. Tidak heran jika kontribusi sektor tani terhadap PDRB Aceh mencapai 30 persen.

Baca Juga:  Kelompok Pemuda, Kerja Bakti Babat Makam Leluhur

“Kedepan kita harap PDRB dari sektor ini bisa lebih ditingkatkan,” ujarnya.

Wagub juga mengakui, bahwa langkah tersebut tidak mudah, sebab Aceh masih menghadapi kualitas SDM yang rendah, akses dan distribusi yang belum lancar, stabilitas harga pangan yang bervariasi yang kesemuanya dapat mempengaruhi kecukupan pangan.

Wagub menambahkan, berdasarkan survey kerawanan pangan yang dilakukan oleh Food Security and Vulnerability Atlas (SFVA) tahun 2014, menemukan fakta masih terdapat 108 kecamatan dari 260 kecamatan di Aceh yang dikategorikan rawan pangan. Hal tersebut terutama disebabkan faktor kemiskinan, akses air bersih, akses listrik serta masih rendahnya kualitas pendidikan masyarakat di pedesaan.

“Semua masalah ini harus kita tangani dengan cepat, sehingga potensi sumber pangan di Aceh dapat kita optimalkan. Pemerintah Aceh telah menetapkan kemandirian pangan menjadi salah satu isu strategis yang harus diprioritaskan,” terang Wagub.

Untuk itu, Wagub juga berpesan, Dewan Ketahanan Pangan di seluruh Kabupaten/Kota harus meningkatkan kinerjanya.

Pada cara tersebut Wagub juga menyerahkan penghargaan “Adi Karya Pangan Nusantara 2017” kepada enam tokoh yang dinilai berhasil mengembangkan pertanian dan pangan di daerah masing-masing. Mereka terpilih setelah melalui sejumlah penilaian. (Muhd)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Sambut Baik Pemkab Tekan Harga Serta Distribusikan Beras SPHP
Partai PDI Perjuangan di Pastikan Menduduki Pimpinan DPRD Murung Raya
Terkait Potongan Honor Linmas Desa Lembengan, Berikut Hasil Klarifikasinya
Doni Raih Suara Caleg Cukup Tertinggi di Davil III, Patut Diperhitungkan Pilkada 2024
Hari Terakhir Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten Batu Bara Berjalan Lancar
DPRD Mura, Apresiasi Pemilu Berjalan Aman Dan Kondusif
Dewan Minta Potensi Desa Bisa Dioptimalkan
Pelayanan Dukcapil Mlayu, Hadir Di Acara Program Gerakan Pasar Murah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:45 WIB

Proyek Jaringan Irigasi Balai Besar Pengairan Diduga Jadi Ajang Mark Up Anggaran

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:23 WIB

PPTK Bungkam, Hotmix di Dusun Lidah Dasri Belum Setahun Sudah Retak dan Terangkat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:08 WIB

Dodo Arman Hadiri Undangan Polda Sumsel, Klarifikasi Laporan Dr Ahmad Rizali

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:58 WIB

Terjadi Dugaan Pelanggaran, Ketua Koordinator PKBM Banyuwangi Bungkam

Senin, 19 Februari 2024 - 20:34 WIB

Dinas Perdagangan Sumatra Selatan Dilaporkan ke Kejagung RI

Minggu, 18 Februari 2024 - 21:13 WIB

Terkait Dugaan Mark Up Data, Ketua Amblas Akan Laporkan PKBM Lestari Kebun Dalem ke Kejaksaan

Minggu, 18 Februari 2024 - 15:06 WIB

PKBM Lestari desa Kebun Dalem Banyuwangi Disinyalir Mar Up Data

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:06 WIB

Kasudin Cipta Karya Jakarta Timur, Diduga Menerima Gratifikasi dan Menyalahgunakan Jabatan

Berita Terbaru