BeritaHukumTerbaru

Viral..!! Fery Kiteng Kecewa Atas Jawaban Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan

209
×

Viral..!! Fery Kiteng Kecewa Atas Jawaban Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan

Sebarkan artikel ini

MEDAN, radar-x.net – Kebebasan pers adalah hak yang diberikan oleh konstitusional atau perlindungan hukum yang berkaitan dengan media dan bahan-bahan yang dipublikasikan seperti menyebarluaskan, pencetakan dan penerbitkan surat kabar, majalah, buku atau dalam material lainnya tanpa adanya campur tangan atau perlakuan sensor dari pemerintah.

Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers pasal 4 di dalam ayat 1 disebutkan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara, ayat kedua bahwa terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran, ayat ketiga bahwa untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi dan ayat keempat bahwa dalam mempertanggungjawabkan pemberitaan di depan hukum, wartawan mempunyai Hak Tolak bahkan dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945 disebutkan antara lain dalam pasal 28F bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Terkait UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 tersebut, diduga tidak dipahami oleh Oknum Kepolisian Polrestabes Medan. Dalam hal ini Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy. Pasalnya, salah satu insan media dari intipos.com yang biasa di sapa Fery Kiting mendapatkan kata-kata yang tidak wajar dari orang nomor 1 di Sat Reserse Narkoba Polrestabes Medan.

Fery Kiteng meluapkan kekesalannya di akun facebook pribadinya pada 28 Juli 2019 atas perlakuan yang seharusnya tidak dilakukan oleh Kepolisian, amengingat pers juga mitra dari Institusi, Pejabat Negara dan semua kalangan.

Berikut cuitan kekesalan Fery Kiteng di akun facebook nya

“Viral…!! Jangan Banyak Pencitraan Kalau Tersangka Masih Bisa Bebas” 😱

Kepada Yth.
Kapolrestabes Medan.
~ Dengan beredarnya surat elektronik ini, saya FERY KITENG dari Media Online Intipos.com menyatakan keberatan dengan yang telah dilakukan oleh salah satu KASAT di Polrestabes Medan, yang membentak dan memarahi saya saat melakukan Konfirmasi mengenai adanya dugaan seorang TAHANAN Polrestabes Medan yang telah menghirup udara segar alias bebas.
~ Salahkah saya bertanya…?? Dikarenakan warga di lokasi penangkapan bertanya-tanya mengapa orang yang beberapa waktu lalu ditangkap bahkan tayang di TV NASIONAL bisa terlihat lagi dikawasan tersebut.
~ Apakah PENGGREBEKAN yang dilakukan itu hanya PENCITRAAN saja agar warga kota Medan melihat bahwa POLRESTABES MEDAN bekerja sesuai tugasnya..??
Dan yang paling penting:
BAPAK AKU SAJA TIDAK PERNAH MEMBENTAK SERTA MEMARAHI AKU SEPERTI ITU.
~ POLRESTABES MEDAN yang sekarang tidak seperti yang dulu semasa BRIGJEN POL MARDIAZ masih menjabat sebagai KAPOLRESTABES MEDAN.
Kapolrestabes Medan yang sekarang terlalu memilah-milah MEDIA, hanya kepada beberapa MEDIA besar saja Kapolrestabes Medan mau bercengkrama dan membalas Whatsapp Media.

Contohnya, Aku sendiri, semenjak Kapolrestabes Medan yang sekarang menjabat tidak pernah sekalipun beliau mau membalas Whatsapp aku. Padahal aku tau siapa-siapa saja PELAKU yang telah menghirup udara segar bahkan ada satu GUDANG yang menjual barang-barang tanpa DOKUMEN resmi yang dilindungi oleh oknum-oknum di Polrestabes Medan (Videonya Ada Samaku).
~ Padahal mereka tau, sudah terlalu sering aku menggoyang Institusi dan Instansi hanya melalui cuitan di Sosmed.

Salah satunya, Kasus Viralnya Video Oknum Provos Polsek Helvetia yang sedang Nyabu dan masih banyak lagi. Semua itu didapat dari kerjasama yang baik antara aku dengan seluruh NETIZEN se-Sumatera Utara.
Itu saja yang bisa saya sampaikan, semoga kedepannya KAPOLRESTABES MEDAN yang sekarang bisa memberikan arahan kepada jajarannya agar senantiasa membalas Whatsapp serta bisa bermitra dengan para MEDIA yang ada di Kota Medan tanpa terkecuali baik Media besar maupun Media kecil.
INGAT !!
(Tanpa Wartawan Kinerja Kalian Tidak Akan Berarti di Mata Warga Kota Medan Kawan) 👍😎
Salam Hormat Saya.
(Fery Kiteng Intipos.com)
Medan, Minggu 28 Juli 2019.

Kekesalan dan kekecewaan Fery Kiteng berawal saat Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Pasar Cahaya, Polisi Aman 11 Orang, Satu Wanita. Sebelas orang diamankan Satresnarkoba Polrestabes Medan usai GKN di Jalan Cahaya, Minggu (21/7/2019) lalu, karena pria yang memiliki ciri khas berambut ikal itu telah dimarahi dan dibentak oleh orang Nomor 1 di Satres Narkoba Polrestabes Medan saat melakukan konfirmasi mengenai dugaan lepas nya seorang tahanan yang menurut warga sekitar lokasi kejadian telah menghirup udara segar alias bebas.

“Apabila yang dikatakan warga dilokasi kejadian itu tidak benar, kan bisa baik-baik tidak harus membentak dan memarahi saya seperti saya melalui Via telfon Whatsapp, apakah seperti itu yang namanya mengayomi masyarakat yang baik?,” pungkas Fery Kiteng saat dikonfirmasi awak media radar-x.net. (Mulya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page