Aceh Tenggara, Radar-x.net – Setelah penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) yang telah disahkan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tenggara, Partai Aceh menyelenggarakan rapat konsolidasi pemenangan.
Rapat yang dihadiri dari semua calon legislatif dan pengurus partai tersebut, dilaksanakan di Gedung Partai Aceh, Jalan Raja Bintang, Desa Mbarung, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara, Senin (06/11/2023).
Ketua DPW PA Aceh Tenggara, Yahdi Hasan mengungkapkan, konsolidasi yang digelar hari ini untuk pemenangan Partai Aceh pada pemilu 2024, agar lebih matang dengan taktik yang akan dilakukan bersama para seluruh caleg partai Aceh.
“Kita optimis pada pemilu 2024, Partai Aceh menargetkan satu fraksi DPRK dan menambah dua kursi untuk DPRA,” kata Yahdi


Yahdi mengatakan, pada tahun ini Partai Aceh mengusungkan 32 caleg DPRK Aceh Tenggara dengan presentase 120 persen untuk berkompetisi pemilu 2024. Partai yang paling banyak mengusulkan dibandingkan partai lainnya.
“Sebelumnya kita mengusulkan 35 caleg DPRK, karena tiga caleg ada yang PNS, maka KIP memutuskan mereka TMS, karena tidak membuat surat pengunduran diri, jadi kita tidak sempat untuk mencari pergantian kembali,” ujarnya
Lebih lanjut, Yahdi juga menyebutkan, untuk DPRA Dapil VIII yang meliputi Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues memperebutkan jatah lima kursi, karena Partai Aceh bisa mencalonkan kadernya sebanyak 120 persen maka untuk caleg DPRA dari Partai Aceh menggusulkan enam caleg, empat caleg dari Aceh Tenggara dan dua caleg dari Gayo Lues.
“Kita akan berusaha untuk DPRA Dapil VIII Partai Aceh dapat menambah dua kursi menuju provinsi, sambil mempertahankan kursi yang sudah ada,” sebutnya
Yahdi menerengkan, dari 32 caleg DPRK Aceh Tenggara dari Partai Aceh yang ikut berkompetisi di pemilu 2024 mendatang, meliputi 11 suku yang ada di Aceh Tenggara.
Yahdi berharap, kepada para caleg bekerja optimal, jangan hanya diam di rumah, harus jemput bola dengan tutur bahasa yang sopan dalam menyampaikan program dari Partai Aceh. (RH)












