Tunggakan Membengkak, PLN Sampang Alami Kerugian Hingga Milyaran Rupiah

0

SAMPANG, radar-x.net – Kerugian besar masih dialami oleh PT. PLN ULP Kabupaten Sampang pada tahun 2020 hingga mencapai angka nominal milyaran rupiah.

Pasalnya, sampai pada bulan Desember 2020 kerugian PT. PLN ULP Sampang ditaksir mencapai Rp1.477.000.000 lebih.

Berdasarkan penelusuran media radar-x dilapangan, Selasa, 08/12/2020. Kerugian tersebut diakibatkan dengan keterlambatan dan tunggakan pembayaran para pelanggan PLN. Padahal untuk daya 450Va Pemerintah sudah memberikan kebijakan dengan menggratiskan tagihan terhitung sejak bulan Maret 2020, tetapi untuk tarif R1T 900va Pemerintah memberikan Discount atau Pelanggan hanya dikenakan tagihan 50% dari tagihan normal.

Hal itu disampaikan oleh Syamsul Arifin Petugas Biller PT. PLN ULP Sampang Madura, Jawa Timur.
“Saya selaku petugas biller di PT. PLN ULP Sampang, saya akan tarus berusaha melakukan penagihan atas tunggakan terhadap pelanggan, dan jika Pelanggan masih belum bisa melunasi maka PLN akan melakukan pemutusan sambungan listrik yang bersifat sementa.” Jelas Arif sapaan akrabnya Petugas Biller penuh kesal.

“Kami sangat menyayangkan jika Pelanggan PLN terus-terusan terlambat dalam melakukan pembayaran, apalagi listriknya dipakai untuk penerangan sarana dan fasilitas Ibadah, mengaji dan lain sebagainya. Nah…! Itu hukumnya gimana kalau listriknya gak dibayar.” Sesalnya.

Arif menambahkan, pihaknya bersama teman-teman biller yang ada di ULP Sampang akan terus menyadarkan atau meminta kerjasamanya kepada Masyarakat supaya bisa membayar listrik tepat waktu.

Baca juga: Tunggakan Pelanggan PT. PLN ULP Sampang Capai Milliaran Rupiah

Pria yang juga aktif sebagai Sekretaris KPK Nusantara DPC Sampang itu juga menjelaskan, bahwa mengingat sampai saat ini kerugian negara yang dialami di PT PLN ULP Sampang sudah mencapai kurang lebih Rp 1.477.000.000 per bulan Desember 2020.

“Maka dari itu saya selaku petugas biller harus bekerja keras untuk menyadarkan masyarakat khususnya untuk wilayah Kabupaten Sampang,” ungkapnya.

Secara terpisah Ach. Sarifuddin Dasuki selaku koordinator biller ULP sampang saat dikonfirmasi melalui Via telponnya membenarkan dengan adanya tunggakan yang sampai saat ini masih belum terbayar oleh pelanggan PLN, dan pihaknya akan melakukan pemutusan sementara jika belum melakukan pelunasan. (MK/Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.