![]() ![]() |
| Foto : Korban Saat Di RS. (David) |
BANYUWANGI – Nasib sial menimpa Bahrowi(49), warga Gunung Raung, desa Kajar Harjo, kecamatan Kalibaru. Dia meninggal di tengah perjalanan hendak pulang pijat terapi dan di duga Korban mempunyai riwayat penyakit nyeri di dada, ‘Sundep'(Bhs.Madura-red), sejak 3 hari terakhir.
Menurut keterangan AKP Mujiono, Polsek Glenmore menjelaskan, “isteri korban meminta Asali, yang tidak lain adalah saudara Bahrowi, dan meminta tolong untuk mengantarkan korban pijat di rumah Kowor, yang ada di dusun Balerejo, desa Bumiharjo, kecamatan Glenmore, Asali dan korban mengendarai sepeda motor miliknya Honda Mega Pro, Nopol P-6096-W, membonceng korban menuju ke Glenmore. Pada Hari Kamis(06/10/2016), sekira Pukul 12.30 WIB,”. Jelas Kapolsek saat ditemui dikantornya.
Sepanjang perjalanan saksi dan korban masih sempat berbincang bincang. Kemudian, sesampainya di jalan desa, tepatnya di barat jembatan Kali, Sepanjang masuk Dsn. Sepanjang Wetan, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore Banyuwangi, tiba-tiba tubuh korban lemas dan bersandar ke bahu Asali(yang menyetir sepeda mutor-red)
Hal ini dibenarkan oleh Asali(62), saksi yang bersama korban menjelaskan, “saya merasakan tubuh korban bersandar lemas ke tubuh saya, selanjutnya saksi memanggil korban namun tidak dijawab. Karena merasa aneh, saksi menghentikan sepeda motornya dan kebetulan saat itu warga sekitar ada yang melintas akhirnya saya bersama sama-sama menolong korban dengan cara menggotongya ke rumah warga terdekat,” katanya, saat ditemui Radar-X.
Sementara, Ponijan(54), saksi lain menambahkan, “korban sudah tidak sadarkan diri dan ketika kami mencoba memberikan minum air putih sudah tidak merespon. Merasa cemas kami membawa korban ke Puskesmas Desa Sepanjang dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Glenmore. Pihak petugas Puskesmas memeriksa korban ternyata sudah tak bernyawa alias sudah meninggal dunia,” pungkasnya. (dafid firmansya)














