Peristiwa

Truk Canter Terjun Bebas ke Sungai Sedalam 10 Meter di Glenmore Banyuwangi

×

Truk Canter Terjun Bebas ke Sungai Sedalam 10 Meter di Glenmore Banyuwangi

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI, RADAR-X.net – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal mengguncang ruas jalan raya Jember–Banyuwangi, tepatnya di tikungan Jembatan Pasar Sapi, perbatasan Desa Tulungrejo dan Desa Karang Harjo, Kecamatan Glenmore, Rabu (13/5/2026) dini hari menjelang subuh, sebuah truk Mitsubishi Canter warna kuning-hitam bernomor polisi S 9316 UW jatuh ke dalam sungai sedalam sekitar 10 meter.

Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Brian Dwi Kurniawan (25), warga Dusun Bakung, Desa Wates, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Kediri.

Berdasarkan keterangan Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Aipda Aries Prasetiyanto, S.H., truk awalnya melaju kencang dari arah timur menuju barat. Saat memasuki tikungan tajam di atas jembatan, konsentrasi Brian tiba-tiba hilang karena rasa kantuk yang menyerang sehingga pengemudi diduga tertidur sejenak atau mengalami microsleep.

“Saat di lokasi tikungan, pengemudi mengalami ngantuk hingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak keras pembatas jembatan beton. Posisi truk langsung miring ke sisi jurang, dan karena tak terkendali lagi, kendaraan terperosok jatuh ke dasar sungai yang dikelilingi batu cadas tajam,” ungkap Aipda Aries saat di lokasi kejadian.

Dampak benturan cukup parah, badan truk hancur dan penyok di beberapa bagian. Namun takdir masih berpihak pada sang sopir. Meski jatuh dari ketinggian belasan meter dan diapit bebatuan, Brian hanya mengalami luka-luka ringan, lecet, dan memar di sekujur tubuh.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi dengan sigap langsung mengevakuasi korban, lalu membawanya ke Rumah Sakit Bhakti Husada Krikilan, Kecamatan Glenmore, untuk perawatan lebih lanjut.

Tim olah TKP juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kendaraan yang terperosok masih berada di dasar sungai dan rencananya akan dievakuasi menggunakan alat berat pada pagi hari setelah arus lalu lintas diatur aman.

Pihak kepolisian kembali mengingatkan seluruh pengemudi kendaraan niaga, terutama yang melintas pada malam hingga dini hari, untuk selalu menjaga kondisi fisik. Jangan memaksakan diri menyetir jika sudah terasa lelah atau mengantuk, karena risiko kecelakaan mengintai di setiap tikungan dan jalan menurun.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Jika mengantuk, segera menepi dan istirahat di tempat aman. Jangan sampai kejadian serupa terulang dan membahayakan nyawa sendiri maupun orang lain,” pesan Aipda Aries menutup keterangannya.

(Eko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page