BeritaKriminal

Tragis…! Otak Dibalik Pembunuhan, Suami Artis Erwin Mareta

×

Tragis…! Otak Dibalik Pembunuhan, Suami Artis Erwin Mareta

Sebarkan artikel ini
Tragis...! Otak Dibalik Pembunuhan, Suami Artis Erwin Mareta
Taat Pribadi Saat Dibekuk petugas (Foto :Bagus) 
PROBOLINGGO – Situasi di Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, sejak Rabu dini hari mulai ramai. Suasana terasa mencekam saat petugas dari Polda Jatim, Polres Probolinggo dan aparat gabungan menyerbu padepokan Taat Pribadi, yang dikenal sebagai Kyai Kanjeng sang miliyader.
Pasalnya, aparat gabungan tersebut melakukan penangkapan atas dugaan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Kanjeng, pada Abdul Gani, suami Artis Banyuwangi Erwin Mareta, warga Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, yang ditemukan tewas di Waduk Gajah Mungkur Jawa Tengah. Kamis (14/04) pukul 05.40 oleh nelayan setempat.

Tewasnya aktivis LSM yang juga bos batu akik ini, ada kasus lain yang menyelimuti sebelumnya. Bahkan keluarganya yakin jika Abdul Gani adalah korban pembunuhan.

Menurut keluarga korban yang tak lain adalah istrinya mengatakan kepada Radar-x melalui telpon selulanya, “Suamiq itu dari awal iya sama kanjeng itu mas membangun padepokan bareng-bareng bahkan dari nol sampek banyak santrinya iya suamiku yang nyarik santri-santri itu dulu,” katanya

Padepokan itu berdiri sejak tahun 2007 sampai sekarang suamiku di bunuh karna mau keluar dari padepokan itu karna takut tipuanya terbongkar makanya di habisin dulu suamiku mas, Karna menurut suamiku wes banyak korban bahkan puluhan ribu orang,” tahmbahnya

Para korban sebelum mendapatkan uang hasil penggandaan diwajibkan menyetorkan uang ‘ MAHAR ‘ dari mulai jutaan rupiah sampai dengan puluhan milyar rupiah .

Para korban banyak yang tidak berani kembali ke-asalnya karena malu, harta bendanya telah habis dijual dan menggali banyak hutang dimana-mana.

Beberapa korban sudah melaporkan kepihak berwenang tapi tidak diproses dengan semestinya. Terlapor Dimas Kanjeng Taat Pribadi, sudah beberapa kali dipanggil oleh pihak berwenang di Surabaya, tidak juga mau memenuhi panggilan, “anehnya aparat penegak hukum tidak juga mengupayakan secara paksa menangkap Dimas Kanjeng Taat Pribadi untuk diperiksa. Diduga aparat penegak hukum takut menangkap karena dibelakang Dimas Kanjeng Taat Pribadi terdapat beberapa petinggi negeri ini.” tandasnya

Kemudian terkait kasus penggandaan uang tersebut telah menelan dua orang korban tewas, sengaja dibungkam dengan cara dibunuh supaya rahasia kebusukan diinternal Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi tidak terkuak.

Sejak ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang) Polda Jatim, pada Rabu (21/09/2016) aparat gabungan berhasil mengamankan Kanjeng dan 22 orang pengikutnya.
Abdul Gani, suami dari Artis Banyuwangi si Rambut Panjang Erwin Mareta, dibunuh karena ditengarai akan membongkar rahasia padepokan Kyai Kanjeng. 
Kanjeng yang dikenal bisa menggandakan uang hingga ratusan juta bahkan miliaran rupiah ini tak berkutik saat digrebeg aparat. 
Akibat perbuatannya, Kanjeng akan dikenakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana subsider 338 KUHP Jo Pasal 55,56 KUHP.(Bagus/Skr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page