Tanah Yang Sudah Jadi Akte, Warga Tidak Mau Dirugikan

- Penulis Berita

Sabtu, 31 Maret 2018 - 04:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Yang Sudah Jadi Akte, Warga Tidak Mau Dirugikan

BANYUWANGI, radar-x.net – Jum’at,(30/03/2018), team menulusuri rumah keluarga korban Surat edaran Penggusuran lahan oleh Oknum Kades Songgon yang ramai di media sosial FB, dan ahirnya team bertemu dengan pemilik Akun Titik Hariatini untuk mengklarifikasi kebenarannya.

Menurut Korban, diungungkapkannya bahwa, tanah tersebut semula sudah di beli sejak 15 tahun yang silam seharga Rp.17.000.000,- sudah di Akte jual beli tanah tersebut atas kesepakatan dari mantan kepak desa Songgon Teguh Prayitno itu tidak ada masalah sama sekali.

Korban.

Ironisnya, Titik menerima surat edaran yang menerangkan berdasarkan surat yang di sampaikan lewat dari Desa Songgon Kecamatan Songgon bahwa hasil musyawarah bersama ini masyarakat lingkungan Sumberejo (Plumbon) Rt.02/Rw.03 dengan pemilik lahan atas nama Indah Puji Setyaningrum. Kata Suwarno selaku kades Songgon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebenarnya tanah yang dimiliki oleh beberapa warga itu berbatasan dengan jalan kelangsiran, terkait akan di bukanya kembali jalan kelangsiran menuju persawahan, maka dengan berat hati kami menghimbau kepada kelangsiran tersebut untuk segera di kosongkan dalam tempo waktu 2 minggu, terhitung sejak hari Senin 1 April sampai hari Minggu 15 April 2018,” jelas Suwarno.

Baca Juga:  Berharap Proses Sesuai Prosedur, Penasehat Hukum: Kami berkirim surat ke KPAI

Ditambahkannya, agar dalam pekerjaan pembukaan jalan kelangsiran tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar. Sedangkan
Untuk dari pihak korban hanya diberi pengganti sebagai ganti rugi berupa uang sebesar Rp. 25.000.000,-(Dua puluh lima juta rupia) +pasir 1 truk +  beberapa zak semen. Tapi di pihak keluarga bu Titik, tidak mau, masih mempertahankan keyakinannya.

Korban berharap, agar segera ada tindakan penegak hukum supaya bisa di musyawarahkan atas mufakat bersama, biar tidak jadi sengketa apalagi tanah tersebut berdasarkan sudah menjadi Akte.
(Dafid Firmansyah/team).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PJ Bupati Hermon Membuka MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten di Kecamatan Permata Intan
Tahun Baru Islam Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Akbar di Murung Raya
Pj. Bupati Mura Resmikan Kegiatan Peluncuran Pekan Imunisasi Nasional 2024
Pj Bupati Hermon Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Praja Wibawa 2024
Pelaksanaan Rehabilitasi Jalan Rabat Beton Desa Dukuh Di Apresiasi Warga
“Indramayu Bergerak: LSM KPK Gempur Korupsi, Perjuangkan Keadilan Tanpa Tanding!”
Baksos Bhayangkara Adventure Off Road Polres Bondowoso di Ikuti Ratusan Off Roader se Jawa – Bali
DPRD Imanudin Mengapresiasi Disdikbud Murung Raya Memperhatikan Sapras Pendidikan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 19:59 WIB

PJ Bupati Hermon Membuka MTQ Ke-X Tingkat Kabupaten di Kecamatan Permata Intan

Selasa, 23 Juli 2024 - 03:14 WIB

Tahun Baru Islam Ribuan Peserta Ramaikan Pawai Akbar di Murung Raya

Selasa, 23 Juli 2024 - 01:51 WIB

Pj Bupati Hermon Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Praja Wibawa 2024

Senin, 22 Juli 2024 - 11:34 WIB

Pelaksanaan Rehabilitasi Jalan Rabat Beton Desa Dukuh Di Apresiasi Warga

Minggu, 21 Juli 2024 - 16:23 WIB

“Indramayu Bergerak: LSM KPK Gempur Korupsi, Perjuangkan Keadilan Tanpa Tanding!”

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:41 WIB

Baksos Bhayangkara Adventure Off Road Polres Bondowoso di Ikuti Ratusan Off Roader se Jawa – Bali

Minggu, 21 Juli 2024 - 00:32 WIB

DPRD Imanudin Mengapresiasi Disdikbud Murung Raya Memperhatikan Sapras Pendidikan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 18:55 WIB

Workshop Peningkatan Inovasi Dan Kewirausahaan Kabupaten/Kota Kreatif (KATA KREATIF) Indonesia Di Kota Yogyakarta

Berita Terbaru