BeritaOrganisasi

Tak Benar HUT LSM KPK Ajang Mendiskreditkan Pemerintah Jember

×

Tak Benar HUT LSM KPK Ajang Mendiskreditkan Pemerintah Jember

Sebarkan artikel ini
Tak Benar HUT LSM KPK Ajang Mendiskreditkan Pemerintah Jember
Subhan Adi Handoko SH. Ketum LSM KPK Nusantara saat menyampaikan aspirasinya (Foto:Rullah) 
JEMBER, Radar-X.Net – Dalam rangka memperingati hari lahirnya LSM KPK Nusantara dan RADAR-X yang Ke 1, tepatnya Sabtu (4/3/17), dikantor pusat desa Sumber Jambe, Kec. Sumber Jambe, Jember Jawa Timur, selain itu acara tersebut juga dihibur dengan musik elekton dan penyanyi serba bisa yang telah malang melintang dikota Jember. 
Acara tersebut, selain dihadiri perwakilan dari Polres, juga dari Staff ahli DPRD, LSM dan berbagai element masyarakat, baik ormas maupun tim sukses Bupati, serta jajaran LSM KPK Nusantara setapal kuda dan Probolinggo, yang tak bisa disebut satu persatu. 
Ketum LSM KPK Nusantara, Subhan Adi Handoko SH., mengatakan, “tak benar acara ini buat mendiskreditkan pemerintah Jember, tapi sesuai tupoksi, sebagai kontrol sosial khususnya pemerintah, bahkan kritikan dari lembaga kami tetap sebagai kritik yang konstruktif, bukan destruktif. Bahkan kedepan nantinya lebih hidup dan lebih naik lagi,” ujarnya. 
Ia menegaskan, kalau kita akan mengkritisi pemerintah Jember, dalam hal ini Bupati, maka akan ada tempatnya, bukan berarti kita kritis membenci Bupati, tapi suatu hal yang wajar dan mengingatkan pada pemerintah Jember. 
Dia menambahkan, tak benar itu kalau acara ini untuk membunuh karakter pemerintah Jember, dalam hal ini adalah Bupati Jember, apalagi sampai men diskreditkan, bagi kami adalah yang terbaik bagi masyarakat Jember, dan kedepan tetap akan konsisten sebagai kontrol sosial di masyarakat dan pemerintah.” Tandas Ketum. 
Secara terpisah, penasehat LSM KPK Nusantara, Basoka Sonatha mengatakan, “kami tetap sepakat sesuai awal berdiri sebagai lembaga kontrol sosial, baik itu di masyarakat maupun pemerintah, kami akan tetap kritis, bukan berarti membenci, tapi lebih bersifat konstruktif/membangun sesuai tujuan awal,” tandasnya. 
Ia menambahkan, dengan moment ini tentunya, kami dituntut lebih profesional lagi, bahkan diharapkan kita tak perlu takut dengan tugas yang telah dilindungi aturan yang ada, apalagi apabila ada yang intervensi maka kita sikat sekali biar tak meremehkan lembaga ini.” Pungkasnya.(Rullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page