Aceh Tenggara, Radar-x.net – Tim Evaluator Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri menyampaikan apresiasi atas kinerja Pj. Bupati Aceh Tenggara, Taufik dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024.
Pilkada yang aman, damai, dan kondusif menjadi sebuah prestasi di tengah banyak wilayah yang berpolemik hingga mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Hal tersebut diungkapkan Tim Evaluator pada pelaksanaan Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah Triwulan I Periode I, di gedung Itjen Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta pada Kamis (16/1/2025).
Sebanyak 12 Tim evaluator yang terdiri atas para inspektur dan kepala bagian pada Itjen Kemendagri memberikan apresiasi kepada Pj Bupati Taufik telah memfasilitasi dan menyukseskan pelaksanaan Pilkada Tahun 2024 bersama Forkopimda dan penyelenggara.
“Kami mengapresiasi atas kinerja bapak yang baru sekitar tiga bulan menjabat namun tugas-tugas yang diberikan dapat dilaksanakan dengan baik,” kata Inspektur II Itjen Kemendagri, Ihsan Dirgahayu yang juga memberikan saran agar penggunaan APBK Tahun 2025 dapat lebih diprioritaskan pada peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Pj Bupati Aceh Tenggara, Taufik mengatakan, realisasi pelaksanaan sepuluh mandat presiden yang wajib dilaksanakan oleh seluruh kepala daerah di tanah air. Kesepuluh mandat tersebut mencakup pengendalian inflasi, penurunan prevalensi stunting, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), layanan publik, penanganan pengangguran terbuka, kemiskinan ekstrem, kesehatan, penyerapan anggaran, kegiatan unggulan, dan investasi.
“Sesuai dengan mandat Menteri Dalam Negeri, kami sebagai Pj Bupati telah memfasilitasi dan menyukseskan Pilkada 2024. Dilanjutkan dengan melakukan langkah-langkah proses transisi melalui berkoordinasi serta melibatkan Bupati dan Wakil Bupati terpilih bersama Forkopimda dalam pembahasan dan perumusan program/kegiatan 5 tahun ke depan,” sebut Taufik di hadapan para Panelis Evaluasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah Itjen Kemendagri.
Taufik juga mengungkapkan, dalam proses transisi, dirinya juga turun bersama kepala daerah terpilih melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program/kegiatan tahun 2024 dan upaya penanganan bencana yang terjadi secara berulang dalam tiga bulan terakhir hampir di seluruh kecamatan di Aceh Tenggara yang juga dilakukan bersama-sama dengan unsur Forkopimda. (JUL)












