BeritaPeristiwaTerbaru

Siswa Salah Satu SMAN Sampang Gantung Diri, Keluarga Menolak di Otopsi

×

Siswa Salah Satu SMAN Sampang Gantung Diri, Keluarga Menolak di Otopsi

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, radar-x.net – Ibu korban yang meninggal gantung diri (Sutina) warga Jl. Kramat I Gg A, Kelurahan Karang Dalam Sampang Madura Jawa Timur, merelakan meskipun tidak dilakukan otopsi atas meninggalnya MBT (19) yang meninggalnya gantung diri di kamar mandi. Jum’at (10/04/2020).

Pasalnya, keluarga korban tidak berkenan jenazahnya dilakukan otopsi.

“Saya sudah menerima dengan ikhlas dan tidak mempermasalahkan meskipun jenazah anak saya tidak di otopsi,” kata Sutina kepada Tim INAFIS Polres Sampang.

Menurut Kasatreskrim Polres Sampang AKP Riki Donaire Piliang melalui Bagian Humas Polres Sampang mengungkapkan, siswa SMAN III Sampang itu di temukan dalam keadaan gantung diri di kamar mandi pada Jumat (10/04/2020) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media radar-x dilokasi, pada saat itu Sutina (ibu korban) dan Vivin (saudara korban) datang berjualan kopi di Pasar Srimangunan Sampang.

Karena memang merupakan penghasilannya setiap hari, biasanya berangkat mulai pukul 05.30 s/d. Pukul 16.30 WIB, sedangkan korban (MBT) pada waktu kejadian sedang sendirian diam di rumah.

Ironisnya, sepulang dari berjualan kopi dari pasar, Ibu dan Saudara korban melihat motor yang biasa di kendarainya masih ada, namun yang bersangkutan tidak diketahui akan keberadaannya. Kemudian Ibu korban mencoba untuk menghubungi korban melalui Handphone, ternyata Handphone korban terdengar nada deringnya dari kamar mandi.

Dengan hati penuh kewas-wasan, akhirnya Ibu korban langsung bergegas ke kamar mandi yang dalam keadaan terkunci, sembari Ibu korban mengintipnya. Ibu korban semakin kaget ketika melihat sebagian tubuh korban sedang dalam keadaan bergantung. Lalu Ibu korban langsung berteriak histeris dan meminta tolong kepada salah satu penarik becak berinisial (AZH) yang biasa antar jemput keluarga korban saat berjualan ke Pasar Srimangunan.

Setelah pintu kamar mandi dibuka paksa, Ibu korban dan Saudara korban seakan tak percaya saat menyaksikan keadaan Korban sudah tidak bernyawa lagi dengan cara gantung diri.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim INAFIS Polres Sampang, namun keluarga korban tidak berkenan kalau korban di otopsi, lantas jenazah korban dipulangkan ke rumah duka.

Secara terpisah salah satu Guru SMAN Sampang tempat korban menimba ilmu, membenarkan bahwa (MBT) adalah siswa kelas XII (kelas 3) SMAN Sampang.

“Iya benar mas…! Korban adalah siswa ditempat saya mengajar bahkan tahun ini korban akan selesai masa pendidikannya,” ungkapnya sambil mewanti-wanti agar tidak menyebutkan identitas korban. (MK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page