![]() ![]() |
| H. Yusuf Santana Saat Bersama Sekcam Labeng. (Foto: Munir) |
BANGKALAN, radar-x.net – Pengawalan Rastra yang dilakukan oleh Lembaga anti korupsi “KPK”(Komunitas Pemantau Korupsi) sampai saat ini belum juga ada realisasi(21/06/2017), hal ini penerima Rastra/Raskin tiap RTS berharap cemas, beberapa masyarakat dari 13 Desa se Kecamatan Labeng menjadi resah dan menuai tanda tanya besar kenapa tidak ditebus.
Salah satu warga miskin, yang tidak mau disebutkan namanya, di desa Labang, saat di konfirmasi, mengatakan, “kenapa kok gak ada jatah Raskin selama 5 bulan, apakah klebun (Kepala Desa) memang sudah tidak sayang rakyatnya? padahal desa kecamatan sebelah sudah turun dan di bagikan, kenapa di Labang belum,” terangnya.
Secara terpisah terpisah, Sekcam(Sekretaris Kecamatan) Labang, Munawwir, membenarkan kejadian tersebut, “benar belum kami tebus, tapi kami sudah kordinasi dengan beberapa kepala desa se Kecamatan Labang, beliau sudah ada kesanggupan menebus Raskin, ” ungkapnya.
Kordinator Rastra Kecamatan, juga mengamini apa yang di katakan sekcam, dia menambahkan, “sebelum hari raya pasti kami fasilitasi untuk menebusnya, imbuhnya.
Ditambahkan, Camat Labang, H .Mahfud, “saya masih belum jawab pasti sebelum hari raya beras bisa turun, karna para PNS ada cuti hari raya, jadi selambat – lambatnya akhir bulan ini,” terang Mahfud.
kordinator LSM KPK, Yusuf Santana, memaparkan, jika rakyat selalu menunggu dengan tidak pasti, Camat harus memberikan teguran kepada para perangkat desa, Rastra memang tidak seberapa tapi, mana pertanggung jawaban moral Kades, mari kepada teman – teman LSM dan Media massa, kita kawal sampai sampai ke RTM (Rumah Tangga Miskin). Ajak Korwil lembaga anti korupsi ini. (Munir)














