Aceh Tenggara, Radar-x.net – Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, SE, MM, memberikan teguran keras kepada Dinas Pangan setempat saat melakukan tinjauan mendadak ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pasca-Lebaran Idulfitri 1447 H, Selasa (31/3/2026).
Dinas Pangan dinilai sebagai instansi terjorok dengan kondisi fasilitas yang tidak terawat dan halaman yang dipenuhi rumput liar.Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang bertujuan memastikan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mengoptimalkan pelayanan publik ini, Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat daerah.
Salim Fakhry mengaku heran dengan buruknya tata kelola kebersihan di kantor tersebut, padahal instansi tersebut menerima dana rutin hingga ratusan juta rupiah.
”Bahkan pekarangannya bukan rimbun ditanami sayuran, melainkan rumput liar yang panjang. Kamar mandi tidak terjaga dan tidak terpakai sama sekali,” ujar Bupati saat dikonfirmasi usai peninjauan.
Selain masalah kebersihan fisik, Bupati juga menemukan masalah serius terkait hubungan kerja internal. Terungkap adanya ketidakkompakan antara Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Pangan.
Menurut pengakuan Sekretaris Dinas, dirinya tidak pernah diberikan kewenangan karena seluruh anggaran operasional diambil alih dan dipergunakan sendiri oleh Kepala Dinas.Sebelum mendatangi Dinas Pangan, rombongan Bupati terlebih dahulu meninjau Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, dan Bappeda.
Ketiga instansi tersebut dinilai memiliki tingkat kehadiran pegawai yang baik dan menjaga kebersihan lingkungan kantor dengan matang.
Tim sidak juga sempat menyambangi UPTD Labkesda dan menemukan rumput panjang di area halaman. Namun, temuan di Labkesda langsung ditindaklanjuti hari itu juga dengan pengerahan tim tukang babat untuk pembersihan.
Merespons kondisi buruk di Dinas Pangan, Bupati Aceh Tenggara langsung menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda), Yusrizal ST, untuk segera membersihkan area pekarangan kantor tersebut.
Sekda juga diminta mengawasi perbaikan fasilitas kamar mandi serta toilet umum yang terbengkalai.Bupati berharap temuan ini menjadi evaluasi total bagi seluruh pegawai di instansi tersebut agar kembali fokus pada pelayanan masyarakat.
”Ke depannya, seluruh jajaran ASN di Dinas Pangan harus bekerja sesuai aturan dan kompak meskipun kita tahu tidak ada yang sempurna,” pungkas Salim Fakhry.(JUN)














