BeritaPendidikan

Sekretaris PPDB Online Sumut Usir Wartawan, Bagaimana Nasib Pendidikan SONYA FRANSISKA..??

×

Sekretaris PPDB Online Sumut Usir Wartawan, Bagaimana Nasib Pendidikan SONYA FRANSISKA..??

Sebarkan artikel ini
Sekretaris PPDB Online Sumut Usir Wartawan, Bagaimana Nasib Pendidikan SONYA FRANSISKA..??
Sekretaris PPDB Online SUMUT, Elizabet Simanjuntak Medan.

MEDAN, Radar-X.Net – Status calon siswi SMAN 6 Pematang Siantar tak kunjung selesai. Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara belum memberikan jalan keluar​ meskipun masalah ini sudah tersebar dan menjadi viral di beberapa media.
Untuk mendapatkan kepastian Sonya Fransiska, bersama orang tua dan Pamannya mendatangi kantor DPRD SUMUT pada Jum’at (14/07/2017). Mereka menjumpai Sutrisno Pangaribuan, Anggota DPRD SU dari fraksi PDIP dan bersama-sama ke kantor Dinas Pendidikan provinsi Sumatera Utara untuk mencari titik terang terkait permasalahan ini. Setelah sampai diruangan server PPBD Online Disdik Sumut di Jl. Cik Ditiro, mereka menyampaikan permasalahan yang mereka keluhkan kepada salah satu petugas server.
Seketika sekretaris PPBD Online Sumut memasuki ruangan dan mengeluarkan nada tinggi mengusir wartawan dari berbagai media yang sedang melakukan liputan. ”Buat Ribut saja, Jangan ganggu orang kerja, kalian enggak ada etika kalian”, ucapnya.
Selain itu, ia meminta semua wartawan keluar dari ruangan, Sontak kericuhan didalam ruangan server pun terjadi dikarenakan perdebatan antara sekretaris dengan para wartawan mulai memanas.
“Ibu yang buat ribut dari tadi kami tenang disini”, kata salah seorang wartawan.
Sutrisno menjelaskan, pemaksaan sistem yang belum siap mengakibatkan 28.350 kursi tidak terisi, ini sama dengan menghilangkan kesempatan 28.350 anak untuk duduk dikursi SMA/SMK Negeri. 
“Ini bukan sekedar kekeliruan, namun merupakan kejahatan kemanusiaan yaitu pelanggaran hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Ini sangat tidak bisa dibiarkan”, tegas Sutrisno mengakhiri.
Secara terpisah, Edi Putra Purba ketua DPD Satuan Mahasiswa (SATMAH) LSM KPK Nusantara Provinsi Sumatera Utara menyampaikan kekesalan yang mendalam atas kejadian yang mencederai dunia Pendidikan di Sumatera Utara.
“Bagaimana Negara ini mau maju kalau sistem pendidikannya masih amburadul, anggaran yang digunakan untuk PPBD Online juga sangat fantastis namun hasilnya sangat mengecewakan, saya meminta permasalahan ini segera memiliki titik terang agar tidak menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan khususnya di Sumatera Utara.” Tandas Edi. (Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page