BeritaLingkungan

SDN Suci 5 Mengharap Perhatian Pemerintah Jember

×

SDN Suci 5 Mengharap Perhatian Pemerintah Jember

Sebarkan artikel ini
SDN Suci 5 Mengharap Perhatian Pemerintah Jember
Gedung SDN Suci 5 (Foto:Rul) 
JEMBER – Sekolah dasar Negeri(SDN) Suci 5 Kec. Panti, Jember Jatim, mau ambruk, dan membutuhkan perhatian pemerintah Kabupaten(pemkab) Jember, dalam hal ini adalah Bupati, dr. Faida MMR., untuk dapatnya segera merealisasikan pengajuan proposal rehabilitasi bangunan sekolah dasar tersebut, yang memang keberadaannya telah rusak parah dan mau ambruk.
Bangunan sekolah, yang sudah cukup lama berdiri ini, memang waktunya harus di adakan rehabilitasi, supaya tak menimbulkan korban pada saat proses belajar mengajar disekolah yang lokasinya dekat dengan wilayah PDP Gunung Pasang desa Kemiri, Kec. Panti. bahkan saat ini, kepala sekolah(Kasek) kordinasi dengan PDP Gunung Pasang dan Kepala desa(Kades) Suci Nursalim, dan mendapat bantuan dari PDP berupa kayu, sedangkan dari Kades dibantu semen, untuk biaya tukang ditanggung sekolah.
Hal ini dikatakan oleh, Kepala sekolah SDN Suci 5 Panti, Ariman Harun. S.Ag., bahwa, bangunan sekolah ini memang sangat memperihatinkan, bahkan dihawatirkan ambruk saat proses belajar mengajar sedang berlangsung dalam kelas. “Untuk menghindari hal itu, maka kami kordinasi dengan PDP Gunung Pasang dan Kades Suci, dan Alhamdullillah mendapat respon positif, seperti di atas tersebut.” Katanya kepada RADAR-X saat dilokasi, Jum’at (9/12/16)
Kepala sekolah SDN Suci 5 Panti, Ariman Harun. S.Ag.
Ia menjelaskan, sebenarnya sudah mengajukan proposal sudah lama, dan sampai saat ini belum ada kabar dari Dinas pendidikan( Diknas) Jember, bahkan kami sangat mengharap cepat dari pemerintah Kabupaten(pemkab), agar segera direhabilitasi untuk ketenangan proses belajar mengajar disekolah yang kebanyakan putra dan putri karyawan PDP tersebut.

Ditambahkannya, “kami tetap koordinasi dengan ADM PDP Gunung Pasang dan Kades Suci, dan Alhamdullillah, membantu kayu untuk sementara waktu menopang bangunan yang mau roboh tersebut, agar supaya proses belajar mengajar tak terhenti, atau pindah tempat yang masih dalam lokasi sekolah,” jelasnya.
Pantauan awak media RADAR-X dilokasi, ada tiga ruang/lokal yang kondisinya sangat memperihatinkan, bahkan kalau dibiarkan bisa membahayakan siswa atau murid dan guru yang sedang menjalankan proses belajar mengajar dalam kelas tersebut.(Rul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page