Pendidikan

Sambut Kedatangan Santri, Satgas Ponpes Darul Ulum Gersempal Bentuk “Pesantren Tangguh”

207
×

Sambut Kedatangan Santri, Satgas Ponpes Darul Ulum Gersempal Bentuk “Pesantren Tangguh”

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, radar-x.net – Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Desease 2019 terus berupaya melakukan pencegahan guna memutus mata rantai penularan wabah virus di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ulum (PPDU) desa Gersempal kecamatan Ombem Kabupaten Sampang Jawa Timur.

Kali ini (Satgas PPDU) menggerakkan beberapa tenaga pengurus yang berada di lingkungan pondok pesantren (Ponpes) Darul Ulum Gersempal. Satgas yang dibentuk oleh pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) itu terbentuk menjadi dua Tim. Satu Tim digerakkan untuk santri dan tamu Laki-laki, sedangkan yang satu Tim lainnya difokuskan untuk mendata dan memeriksa santri dan tamu Perempuan ditempat yang berbeda. Minggu, 07/06/2020.

Dalam giat tersebut, para relawan Satuan Gugus Tugas Penggulangan dan Pencegahan Corona Virus Desease 2019 (Satgas Covid-19) bergerak dan melaksanakan tugasnya semaksimal mungkin serta mendata keluar-masuknya tamu dan santri di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ulum dengan tujuan membentuk “Pesantren Tangguh” daerah permukiman santri.

Satgas melakukan pemeriksaan diantaranya; Surat Keterangan Sehat (SKS), Riwayat Kesehatan Santri (RKS), Wajib Pakai Masker (WPM), Cuci Tangan Pakai Sabun (CPTS) dan Psycal Distancing.

Tidak hanya mendata dan memantau, para relawan, satgas memberikan informasi dan pentunjuk saat memasuki area pesantren.

“Silahkan cuci tangannya pakai sabun ditempat yang kami sediakan dan tolong dipakai maskernya…!” Kata salah satu petugas di lapangan sembari menunjukkan lokasinya.

KH. Syafiuddin Wahid Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Gersempal melalui Wakil Pengasuh “PPDU” KH. Moch. Amin Syafi’ menjelaskan, dirinya selaku pengasuh Pesantren, akan terus melakukan pemantuan dan pemeriksaan sebagai bentuk tanggung jawabnya pada santri yang ada dilingkungan Pesantren.

“Salah satunya, Kami memberikan pelayanan kesehatan kepada para santri di Ponpes Darul Ulum Gersempal Bersama Nakes, Satgas dan Relawan penanggulangan pencegahan Covid-19. Selanjutnya Satgas akan memeriksa para santri yang sedang menimba ilmu agama di Ponpes ini. Mulai dari memeriksa suhu badan hingga tensi darah,” kata KH. Amin Syafi’.

“Lora” yang kerap disapa Gus Amin ini juga mengatakan, layanan tersebut diberikan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Sebab menurutnya, pondok pesantren merupakan prioritas yang wajib diperhatikan, mengingat Ponpes merupakan titik pusat berkumpulnya para santri, maka dari itu perlu dijaga kesehatannya.

“Dengan ini kami berharap agar kesehatan para santri tetap terjaga dengan baik, terutama dari penyebaran Covid-19,” ucap Gus Amin pada Media radar-x, Minggu sore, 07/06/2020.

Sementara, di posko Satgas Covid-19, Syafiuddin Musa salah satu anggota Satgas Covid-19 mengatakan, pihaknya memberikan arahan kepada para santri dan tamu yang masuk ke area Ponpes Darul Ulum agar tetap mengikuti petunjuk protokol kesehatan Covid-19. Baik dilingkungan pesantren atau di luar.

“Bahkan kami sudah sediakan tempat cuci tangan dan tes suhu sampai tenaga kesehatan demi menciptakan lingkungan pesantren tetap menjadi zona aman.” Imbuh Syafik.

Dikatakannya, pelaksanaan layanan kesehatan tersebut akan dilaksanakan sejak kembalinya santri sampai 14 hari kedepan. Mengingat jumlah santri di Ponpes tersebut cukup banyak, sehingga butuh waktu yang lama.

Syafiuddin berharap, semua wali santri dan tamu juga ikut berperan aktif dalam menjaga kesehatan para santri dengan tidak mengabaikan himbauan pemerintah. Khususnya santri baru dan para santri yang baru datang agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

“Dengan cara seperti ini, titik fokus pantauan penyebaran Covid-19 dapat terpantau dengan sistem yang kami lakukan dan dengan membentuk Pesantren Tangguh,” pungkasnya. (MK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page