![]() ![]() |
| Ketua Umum Jember United, Sirajuddin (Foto: Rull) |
JEMBER – Dalam rangka pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga sepak bola di Jember, Jember United salah satunya tak bisa mencairkan anggaran dipemerintah Kabupaten(Pemkab) Jember, karena hal tersebut diduga diganjal oleh Kantor Pemuda dan Olahraga(Kanpora). Padahal anggaran itu sangat dibutuhkan, bahkan pemain maupun pelatih telah berbulan bulan tak mendapat gaji, sampai saat sekarang ini.
Ketua umum Jember United bersama jajaran ketika selepas audensi dengan Wakil bupati KH.Muqit Arief, Senin (14/11/2016), pada intinya Bupati Jember tak mempersulit pencairan anggaran Jember United, tetapi dengan aturan yang ada harus tetap di ikuti, supaya di kemudian hari tak ada masalah hukum.
Ketua umum Jember United bersama jajaran ketika selepas audensi dengan Wakil bupati KH.Muqit Arief, Senin (14/11/2016), pada intinya Bupati Jember tak mempersulit pencairan anggaran Jember United, tetapi dengan aturan yang ada harus tetap di ikuti, supaya di kemudian hari tak ada masalah hukum.
Ketua umum Jember United, Sirajuddin mengatakan. “Alhamdulillah, pada intinya menurut Wakil Bupati (Wabup), Ibu Bupati tidak ada masalah terkait anggaran Jember United ini, namun tetap mengikuti aturan yang telah ditetapkan, namun yang saya sayangkan, ibu Bupati dilapori yang bukan bukan, seperti proposal yang telah kita serahkan dikatakan tak ada proposal masuk, padahal sesuai dengan surat dari inspektorat tak ada masalah.” Tegasnya sambil membetulkan sepatunya.
Dijelaskannya, bahkan di badan pemeriksa keuangan juga tidak ada masalah sama sekali, cuma yang saya sayangkan kok bisa Bupati dilapori yang tak sesuai fakta yang ada, sehingga bisa seperti ini semua, karena satu orang bisa amburadul, bahkan Wabup mengatakan, yang penting bisa menghasilkan prestasi olahraga sepak bola.
Secara terpisah, kepala seksi pemuda dan olahraga, Penta Satria mengatakan, “tidak benar kalau dikatakan menghambat itu, karena saya mengikuti aturan yang ada, sedangkan proposal itu kan 2016, sedangkan semua terkait pencairan anggaran sekarang tidak sama dengan tahun- tahun sebelumnya, aturannya lebih ketat karena akan beresiko nantinya,” tegasnya dikantin pemkab.
Diberitakan sebelumnya, banyak anggaran olahraga prestasi yang belum bisa dicairkan, karena masih harus melengkapi persyaratan, dengan aturan yang baru dari Menkumham.( Rul)














