![]() ![]() |
| DPO Basri, (Foto:Wawan) |
POSO, SulSel – Tim satgas tinombala berhasil menangkap DPO Basri, salah satu gembong kelompok Mujahidin Indonesia timur, setelah mendapatkan lapoaran dari warga yang melihat orang tak dikenal di salah satu sungai di desa Gantinadi Poso Pesisir. Rabu (14/9/16) pukul 11,15 Wita.
Bermula Sekira pukul 10.45 Wita, ada masyarakat melapor kepada tim Charlie 9 yang sedang Pull Out di Desa Gantinadi, bahwa ada OTK di Kuala Puna Desa Gantinadi, berdasarkan laporan tersebut tim C.9 DPP Ipda Fuad Arizal, S.T.K bergerak cepat bersama tim melakukan penyisiran menuju TKP di koordinat (S. 01 29′ 58″ E. 120 37′ 00″)
Sesampai di TKP tim C.9 mendapati ada 1 OTK di perkebunan daerah gantinadi, kemudian tim melakukan penangkapan, saat ditanya OTK mengaku bernama Basri, mereka berjumlah 4 orang yakni 1. Basri, 2. Nurmi Usman, (istri basri), 3. Ustad Sobron, dan 4. Andika.
Dari pantaun Radar-X, Nurmi Usman atau istrinya Basri terjebak di tengah kuala atau sungai di atas batu 1/2 km sebelah Utara TKP, sedangkan Ustad Sobron, Melarikan diri masuk hutan dan Andika hanyut saat menyeberang sungai.
Kemudian Tim C.9 memutuskan untuk membawa Basri, turun sekalian untuk mengambil Tali untuk Evakuasi Nurmi Usman (istri Basri). Sesampainya di Desa Gantinadi, Tim di jemput oleh Pok Kotis DPP Charlie 1 / Komandan Sektor 3 untuk di Evakuasi menuju Poskotis.
Selanjtnya Tim C.9 kembali ke Tempat Kejadian Perkara, DPP Charlie 4.1 Iptu Aloisius Naibili Manek SH., untuk Evakuasi Nurmi Usman (Istri Basri), di koordinat S. 01 30′ 24″. E. 120 36′ 52″.
Pada Pukul 13.00 Wita, Tim C.9 DPP Charlie 4.1 Iptu Aloisius Naibili Manek, SH., dan Pos Sekat Gantinadi / C.08 turun membawa Nurmi Usman (Istri Basri) lalu di bawa ke Pos Pull Out C.9 dan di serahkan ke Tim Evakuasi Poskotis 00 DPP Letkol A.H. Al Jufri / Wadansektor 3 TNI untuk di bawa ke poskotis Charlie 00.(Wawan)















