Rapat Pleno Hasilkan Keputusan Mosi Tidak Percaya Untuk ketua DPD Perindo Banyuwangi

- Penulis Berita

Minggu, 13 Mei 2018 - 02:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Pleno Hasilkan Keputusan Mosi Tidak Percaya Untuk ketua DPD Perindo Banyuwangi

BANYUWANGI, radar-x.net – Gelojak Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Banyuwangi yang saat ini diketuai Oleh Khoirul Fallah, Sos., terjadi gejolak di beberapa kader, khususnya di struktural Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai besutan pengusaha Media Harry Tanoe Soebdijo yang melakukan mosi tidak percaya kepada Ketua DPD Perindo Kabupaten Banyuwangi Khoirul Fallah yang di anggap arogan, otoriter dan tidak dapat memajukan elektabiltas Partai.

Dalam Pleno yang di lakukan di Gedung PMI tersebut, setidaknya dihadiri 11 DPC Partai Perindo yang diketuai ketua panitia Gepeng Saskito Sp, yang meminta adanya mediasi antara DPD dan DPC secara intensif.

” Ya saya meminta adanya komunikasi yang baik, percuma saja kalau tidak ada keterbukaan dan Banyak progam tidak bejalan. Sebagai kader partai PERINDO kita berharap dan sinergi diantara koponen partai DPW, DPD, DPC dan DPRT. Kami kader yang selalu militan dan bisa hidupi partai,” ujarnya dengan nada semangat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Kita bukan kader yang hanya bisa cari hidup di dalam partai, tapi bagaimana caranya kita bisa membesarkan dan menghidupi Partai. Koordinasi dan konsulidasi penting bagi besarnya partai bukan hanya selalu di kerdilkan dan  dikambinghitamkan oleh ketua DPD Partai Perindo Banyuwangi. kami hanya menuntut hak kami sebagai kader,” jelasnya.

Harapan kami sebagai kader partai, ” ketua DPD Perindo Banyuwangi jangan arogan, diktator dan jangan asal main pecat kadernya tanpa alasan mendasar, semua bisa di mediasikan dan di omongkan dengan baik, bukan asal pecat,” tandas Gepeng, selaku ketua panitia.

Baca Juga:  Pemkab Jember Diminta Transparan, Anggaran 67 M Dipertanyakan Tiga LSM

Sementara itu, kabid wakabid hukum Perindo Alex Budi S. SH., menjelaskan dalam sambungan telepon dan pesan Wa tidak akan menanggapi.

” Saya tidak akan menanggapi hal tersebut itu saja mas,” ujar wakabid hukum Alex budi S. (Dafid firmansyah/team)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Sambut Baik Pemkab Tekan Harga Serta Distribusikan Beras SPHP
Partai PDI Perjuangan di Pastikan Menduduki Pimpinan DPRD Murung Raya
Terkait Potongan Honor Linmas Desa Lembengan, Berikut Hasil Klarifikasinya
Doni Raih Suara Caleg Cukup Tertinggi di Davil III, Patut Diperhitungkan Pilkada 2024
DPRD Mura, Apresiasi Pemilu Berjalan Aman Dan Kondusif
Dewan Minta Potensi Desa Bisa Dioptimalkan
Tingkatkan Sinergisitas, DPRD Mura Coffee Morning dengan Forkopimda
Hadiri Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Kabupaten, Pj. Bupati Batu Bara Apresiasi KPU
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:45 WIB

Proyek Jaringan Irigasi Balai Besar Pengairan Diduga Jadi Ajang Mark Up Anggaran

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:23 WIB

PPTK Bungkam, Hotmix di Dusun Lidah Dasri Belum Setahun Sudah Retak dan Terangkat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:08 WIB

Dodo Arman Hadiri Undangan Polda Sumsel, Klarifikasi Laporan Dr Ahmad Rizali

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:58 WIB

Terjadi Dugaan Pelanggaran, Ketua Koordinator PKBM Banyuwangi Bungkam

Senin, 19 Februari 2024 - 20:34 WIB

Dinas Perdagangan Sumatra Selatan Dilaporkan ke Kejagung RI

Minggu, 18 Februari 2024 - 21:13 WIB

Terkait Dugaan Mark Up Data, Ketua Amblas Akan Laporkan PKBM Lestari Kebun Dalem ke Kejaksaan

Minggu, 18 Februari 2024 - 15:06 WIB

PKBM Lestari desa Kebun Dalem Banyuwangi Disinyalir Mar Up Data

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:06 WIB

Kasudin Cipta Karya Jakarta Timur, Diduga Menerima Gratifikasi dan Menyalahgunakan Jabatan

Berita Terbaru