INDRAMAYU, RADAR-X.net – Proyek pembangunan jalan hot mix di ruas jalan Olahraga tepat di depan sport Center yang terletak di jantung kota Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat terbesar asal jadi dan terbilang nekad.
Pasalnya, pemadatan menggunakan agregat baru yang tidak sesuai SOP, dikhawatirkan dalam waktu tidak terlalu lama sudah rusak, apalagi musim penghujan saat ini sudah dekat.
Berdasarkan informasi aktivis penggiat anti korupsi Lsm KPK Nusantara yang diketuai Agus Seha, di lokasi pelaksanaan Jalan hot mix menjelaskan, “lihat aja sendiri. Batu split blondos di pemadatan saja semestinya tidak sesuai SOP sebagian sudah terkelupas dan semrawut. Di khawatirkan dalam waktu tidak terlalu lama kondisinya akan rusak lagi,” ujar Agus. Rabu (20/12/23)


Agus menjelaskan, jalan ini baru pelebaran sehingga perlu adanya pemadatan giling basah terlebih dahulu kemudian di cocok dengan batu split. “Dengan jalan yang sangat lebar kenapa tidak menggunakan alat yang semestinya. Seperti, Air Kompresor, Asphalt Sprayer, Asphalt Finished, Tandem Roller, Pneumatic Tired Roller. Namun yang terlihat menggunakan sistem manual.” Jelas Agus.
“Sementara, ketika Kepala Bidang Jalan (YY) Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Indramayu dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, Apakah pengawas dari PUTR sudah mengijinkan pelaksanaan hot mix tersebut dengan sistem manual dan tanpa melihat kelayakan pemadatan nya terlebih dahulu, layak atau tidaknya? lalu (YY) menjawab, ” Itu dimana? Seolah-olah tidak tahu di mana lokasinya, kemudian sambil menjawab nanti di kroscek.” Ucap YY
“Untuk pelaksanaan yang tidak sesuai dengan kenyataannya atau diduga pihak Direksi menyimpang dari UU jasa Kontruksi pada pasal 43 yang akan berdampak di kualitas jalan ini semestinya jadi perhatian khusus Aparat penegak hukum dan patut dilakukan investigasi karena potensi kerugian negara jelas tidak sedikit.” Tutup agus.
(Tim)














