BeritaPolitik

Proyek Instruksi Presiden di Sampang Dijadikan Bahan Politik, BBPJN Jatim Bali Angkat Bicara

×

Proyek Instruksi Presiden di Sampang Dijadikan Bahan Politik, BBPJN Jatim Bali Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini
Viral di Tik Tok Bahwa Proyek Tambelangan Bringkoning Adalah Proyek Paslon Jimat Sakteh. (Foto: Screen Shot Video Tik Tok)

SAMPANG, RADAR-X.net – Proyek Bantuan Presiden atau Instruksi Presiden (Inpres) yang dikerjakan oleh PT Tri Jaya Cipta Makmur melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN Jatim Bali) ialah Jalan Tambelangan Banyuates senilai 15 miliar diduga dijadikan bahan kampanye politik oleh pendukung pasangan calon Slamet Junaidi dan Mahfud (Jimat Sakteh), Rabu (20/11/2024)

Terbukti oleh salah pendukung Jimat Sakteh diabadikan dalam sebuah video dan di upload di salah satu akun tik tok yang bernama hakim_subki yang lengkap dum truck bergambarkan salah satu paslon.

“Menyala abangku, Jimat Sakteh belum jadi sudah berjalan bangunannya. Poros Tambelangan Banyuates pengerjaan plengsengan dan pengecoran jalan, perlu diingat kepada tim Mandat (Kiai Mamak dan Abdullah Hidayat) jangan bingung ini tetap jalan sampeyan,” dikutip dari suara akun hakim_subki di Tik Tok.

Menanggapi hal tersebut I Made Gede Widhiyasa, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.4 BBPJN Jatim-Bali mengatakan dengan tegas bahwa proyek tersebut tidak ada kaitannya dengan politik.

“Itu terus terang pak tidak ada kaitannya dengan politik, karena itu pekerjaan instruksi Presiden (Inpres),” ujar Dede sapaannya akrabnya.

Dede juga mengungkapkan bahwa dipastikan BBPJN Jatim Bali netral dan ia juga sudah menyampaikan kepada Penyedia Jasa dan Konsultan Pengawas untuk atribut yang berbau politik akan segera dibersihkan.

“Kami pastikan kalau kita netral pak, karena kita ini adalah ASN dan sudah saya sampaikan ke Penyedia Jasa dan Konsultan Pengawas jika ada yang berbau politik nanti biar segera disterilkan, seperti pekerja dan alat berat dilarang menggunakan atribut politik,” terangnya.

Dede juga menegaskan akan masyarakat selalu ikut mengawasi proyek Jalan Tambelangan Banyuates yang anggarannya sebesar 15 miliar dari APBN.

“Kalau anggarannya itu sebesar 15 miliar Penyedia Jasa-nya adalah PT Trijaya Cipta Makmur melalui proses E-Katalog. Untuk panjangnya sekitar 1,6 Km dan menggunakan Ready Mix Fc 41,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page